SuaraJabar.id - Ratusan buruh Cianjur bakal bertolak ke Kota Bandung untuk memperjuangkan revisi penetapan upah minimum kota/kabupaten (UMK) tahun 2022 di Jawa Barat.
Massa buruh yang berasal dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) tersebut berencana untuk menduduki rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai upaya untuk mendesak gubernur agar mau merevisi UMK sesuai dengan permintaan buruh.
Ketua SPN Cianjur, Hendra Malik mengatakan, aksi itu bakal melibatkan sekitar 500 buruh. Mereka akan berangkat ke Kota Bandung pada Selasa (28/12/2021) malam atau Rabu (29/12/2021) dini.
"Tidak sampai ribuan, kami berangkat 500 orang perwakilan, yang lain masih tetap ada yang bekerja karena semuanya produksi tetap berjalan," tutur Hendra Malik, Selasa (28/12/2021).
Hendra menambahkan, SPN Cianjur akan melakukan unjuk rasa ke dua tempat untuk menyuarakan tuntutannya, yakni di Gedung Sate dan Rumah Dinas Gubernur Jabar.
"Aksi kami di Gedung Sate dan Rumah Dinas Gubernur Jabar, kita akan menuntut kenaikan UMK Cianjur,” tuturnya.
Hendra menyebut, keputusan Gubernur Jabar sangat tidak berpihak kepada kaum Buruh Cianjur, di tengah keputusan kenaikan UMK di beberapa kota dan Kabupaten di Jawa Barat.
"Surat terakhir rekomendasi dari Bupati itu kenaikan di angka 6,5 persen, lah kenapa Cianjur sekarang tetap 0 persen," geramnya.
Kalau tuntutannya tidak di kabulkan, pihaknya akan terus melakukan aksi sampai tiga hari ke depan.
Baca Juga: Desak Gubernur Banten Cabut Laporan, 2 Presiden Serikat Buruh Turun Gunung
"Kalau perlu akan menginap sampai tuntutan kita dikabulkan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Umuh Muchtar Minta Persib Bandung Tak Terlena, Target Tetap Menang Lawan Persijap
-
Menuju Pekan ke-34 BRI Super League: Umuh Muchtar Minta Penggawa Persib Rem Euforia
-
Bukti Borneo FC Belum Menyerah Bersaing dengan Persib Kejar Juara BRI Super League
-
Bisa Kena Tikung, Persib Bandung Terancam Gagal Dapatkan Pemain Incaran dari Belanda
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran