SuaraJabar.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya Ade Sugianto memimpin peringatan HUT ke-49 partainya pada Senin (10/1/2022).
HUT ke-49 PDI Perjuangan di Tasikmalaya diisi dengan serangkaian kegiatan. Mulai dari upacara hingga penyerahan sebanyak 200 paket sembako untuk anak-anak yatim piatu dan jompo.
Pada kesempatan tersebut hadir semua pengurus anak cabang dan organisasi sayap PDI Perjuangan se-Kabupaten Tasikmalaya. Mereka berkumpul di lapangan sepak bola Cisorok, Desa Deudeul, Kecamatan Taraju.
Terhadap segenap kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Ade Sugianto yang menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya berpesan dengan tegas mengajak untuk merawat negara dengan baik. Supaya bendera Merah Putih tetap berkibar.
Salah satu langkah kongkritnya, bagi Ade, adalah dengan tetap memosisikan PDI Perjuangan sebagai bagian dari rakyat. Karena itu, Ade memerintahkan kader untuk tetap bersama masyarakat.
“Kebahagian kita adalah ketika dapat tertawa dan menangis bersama rakyat. Maka bila hari ini ada wakil rakyat dari PDI Perjuangan lupa kepada rakyat, lebih jauhnya mengkhianati bangsa, maka jangan dipilih lagi untuk periode berikutnya,” tegas Ade.
Ade Sugianto juga mengingatkan bahwa selama 49 tahun pula PDI Perjuangan telah berjuang membangun dan menjaga kesatuan bangsa. Perjalanan panjang yang bertolak dari Partai Nasional Indonesia (PNI) besutan Soekarno.
PNI lalu menjadi PDI. Kemudian bertransformasi kembali menjadi PDI Perjuangan sejak 1973. Bagi Ade, perjuangan panjang tersebut tidak dapat diukur hanya dengan kata-kata.
“Bagaimana kerasnya perjuangan mereka untuk bangsa ini, agar menjadi bangsa merdeka, bersatu, berdaulat, kuat dan maju, sebagaimana dirasakan hari ini. Dahulu, untuk mendirikan negara Indonesia ini perlu pengorbanan darah dan nyawa,” lanjutnya.
Baca Juga: Megawati Sapa Ahok 'Sahabat Saya', Hasto PDIP: Tak Ada Hubungannya Dengan Pilgub DKI 2024
Karena itu, sekalipun para kader PDI Perjuangan hanya diminta untuk memperingati hari ulang tahun dengan upacara beberapa menit saja; Ade tetap menganjurkan untuk selau mengingat beratnya perjuangan para pemuda, ulama, santri dan para pejuang lainnya. Termasuk di dalamnya pendiri PDI Perjuangan.
Pada ujungnya, sebagai Bupati Tasikmalaya, Ketua DPC PDI Perjuang itu meminta kepada seluruh kader partai untuk mengawal dan menyukseskan seluruh program pemerintah. Terutama dalam pembangunan agar bermanfaat bagi rakyat.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat
-
Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran
-
PDIP Soroti 800 Lubang Tambang Terbengkalai di Kalsel, Sudah Telan 20 Korban Jiwa
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Ogah Tua di Jalan: Ratusan Ribu Pemudik Jabar Serbu Kereta hingga Whoosh Jelang Lebaran
-
Pemerintah Belum Ketuk Palu, Ratusan Jemaah DKM Abu Bakar Shidiq di Sukabumi Mantap Lebaran Hari Ini
-
Kecerobohan Sepele Berujung Buntung Rp 300 Juta! Tiga Rumah di Ciamis Ludes Jadi Abu
-
Misteri Blok Kupat Bandung: Gang Sempit yang Menyulap Jutaan Janur Menjadi Cuan Jelang Lebaran
-
14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet