SuaraJabar.id - Masyarakat Purwakarta, Jawa Barat diminta waspada terhadap cuaca ekstrem dalam beberapa hari mendatang. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengatakan bahwa curah hujan dan angin kencang masih bisa melanda.
“Baru kemarin ada bencana angin puting beliung dan menghancurkan beberapa bangunan, sehingga ancaman cuaca ekstrem ini masih harus diwaspadai,” ucap Kepala BPBD Kabupaten Purwakarta, Juddy Herdiana seperti dikutip dari Purwakarta Update, Rabu (12/1/2022).
Pihak BPBD menyebut bahwa informasi yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa potensi hujan sedang lebat masih terjadi di sejumlah wilayah.
“Berdasarkan Prakiraan BMKG cuaca ekstrem akan terus terjadi. Warga supaya terus waspada ancaman dampak cuaca ekstrem ini," tambahnya.
Peluang terjadinya angin eluang puting beliung bisa ditandai jika siang hari terasa terik Matahari, namun kemudian sore hari suhu dingin ditambah ada awan hitam atau awan Cumulonimbus.
“Jika cuaca seperti itu maka warga waspada hujan lebat disertai angin puting beliung,” pesan Juddy.
Terkait kondisi ini, Juddy mengatakan bahwa pihaknya akan siap 24 jam di posko utama untuk membantu jika terjadi bencana akibat cuaca buruk.
“Kami siap siaga selama 24 jam dengan posko utama untuk membantu pelayanan masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam akibat cuaca buruk itu,”
Beberap hari lalu, angin puting beliung sempat menerja sejumlah wilayah di Purwakarta, diantaranya Desa Babakan Cikao, Kecamatan Babakan Cikao hingga merusakan sejumlah bangunan rumah warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki
-
Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah
-
Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok
-
Permudah Mobilitas Warga Cianjur, BRI Peduli Hadirkan Jembatan Gantung yang Aman