SuaraJabar.id - Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian mengakui, pihaknya telah menerima pengaduan masyarakat terkait sejumlah tempat hiburan di kawasan Tamansari yang membuat bising dan mengganggu masyarakat sekitar.
Suara keras itu terdengar hingga malam hari. Kabarnya, pengelola tempat hiburan pun kini sudah ditegur.
Belum lama ini, kata Rasdian, pihaknya melakukan pemantauan ke lokasi. Ia juga mendatangi warga yang menyampaikan aduan itu. Rasdian membenarkan, kebisingan tempat hiburan itu terdengar hingga rumah warga.
"Kita coba ke TKP, ke lokasi pengadu itu, dari situ kita bisa mendengar suaranya dari mana. Oh, betul rupanya memang ada (terdengar suara bising)," kata Rasdian, dalam acara Bandung Menjawab, Selasa (18/1/2022).
Rasdian mengaku langsung menemui pengelola tempat hiburan tersebut. Pihaknya memberikan sanksi ringan berupa teguran, serta meminta pihak pengelola untuk menyiasati agar tempat mereka tidak bising.
"Kita coba dulu agar badan usaha itu supaya bagaimana caranya supaya tidak bising, supaya musik tidak keluar. Akhirnya kita sepakat, saya berikan waktu tiga hari," katanya.
"Kebisingan itu sudah tidak terdengar, cuma saya kan belum yakin saya akan cek lagi nih sudah sejauh mana," katanya lagi.
Rasdian mengatakan, pemberian sanksi harus dilakukan secara bertahap, tidak bisa serta merta langsung sanksi berat.
"Kami juga berikan sanksi sesuai regulasi yang ada. Sanksi ringan itu kan teguran lisan dan tertulis, sanksi sedang ada di situ penahanan kartu identitas termasuk pemberitaan di media massa, sanksi berat bisa berupa sanksi administrasi maksimal Rp 500 ribu," katanya.
Baca Juga: Emak-emak Berdaster Serbu Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Parongpong Bandung Barat
Sempat diberitakan, Melok Bersari, Ketua RT di daerah Jalan Ranggamalela, Tamansari, Kota Bandung meminta tempat hiburan di daerah itu ditutup.
Melok yang merupakan adik almarhumah Ainun Habibie mengatakan, keberadaan tempat hiburan malam seperti bar dan pub di lingkungan tempat mereka tinggal sudah sangat mengganggu warga setempat.
Melok mengatakan bahwa, Jalan Ranggamalela ini sejak lama merupakan zona hunian, ada sekitar 30 kepala keluarga yang menghuni wilayah tersebut.
"Sebetulnya dari dulu ini zona hunian, di Bandung ini kan banyak zona hunian ya, kalau zona bisnis itu kan di Alun-alun, Braga, Asia Afrika," katanya ketika ditemui, Senin (10/1/2022).
Melok mengaku, sudah lebih dari 10 tahun ia merasa terganggu akan suara yang ditimbulkan dari beberapa tempat hiburan yang berada cukup dekat dari rumah yang ia tinggali tersebut.
Kontributor : M Dikdik RA
Tag
Berita Terkait
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
Beckham Putra Dicaci Maki Fans Saat Bela Timnas Indonesia, Bintang Sassuolo Ikut Buka Suara
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Nilai Saham Dinilai Belum Wajar, BRI Lakukan Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar
-
Di Tengah Tekanan IHSG, BRI Tegaskan Fundamental Perbankan Nasional Tetap Kuat
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Jeritan Emak-emak di DPRD Jabar: Kami Perjuangkan Hak Anak Miskin Masuk Sekolah Negeri
-
BRI: Kredit Perbankan Nasional Tumbuh 9,98%, Industri Tetap Solid