SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat membuka layanan vaksinasi booster di seluruh puskesmas yang ada di wilayah mereka.
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Karawang Rusli Gunawan mengatakan, pembukaan layanan di seluruh puskesmas tersebut sebagai upaya optimalisasi vaksinasi booster di Karawang.
"Sekarang kita mulai mengerahkan puskesmas untuk melayani vaksinasi booster," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Karawang, Rusli Gunawan," kata Rusli di Karawang, Kamis (20/1/2022) dikutip dari Antara.
Ia mengatakan, sebelumnya vaksinasi booster di Karawang digelar di tiga titik, yakni di Kantor Dinas Kesehatan Karawang, Aula Pemkab Karawang dan di Mal Pelayanan Publik Karawang.
Pelayanan vaksinasi booster di tiga titik itu sudah berlangsung sejak sepekan lalu, pada pagi hingga siang hari.
Menurut dia, untuk lebih meningkatkan cakupan pelayanan, kini vaksinasi booster bisa dilaksanakan di Puskesmas-Puskesmas yang ada di Karawang.
"Sekarang kami mulai mengerahkan Puskesmas yang berada di seluruh wilayah Karawang untuk memberikan pelayanan vaksinasi booster," kata dia.
Ia berharap agar masyarakat bisa mengikuti pelayanan vaksinasi booster, khususnya warga yang lanjut usia. Sehingga nantinya nantinya menjadi kekebalan kelompok atau herd immunity.
"Tentunya harapan kami dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang seluruh masyarakat yang sudah divaksin pertama dan kedua itu bisa dilaksanakan pelaksanaan vaksin booster," katanya.
Baca Juga: Batas Sampai 28 Januari, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Samarinda Sampai 79.845 Murid
Berita Terkait
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Apakah Imlek Puskesmas Libur? Ini Jadwal Buka Layanan Selama Masa Liburan
-
Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua
-
Terekam Kamera Trap, 5 Pemburu Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Diringkus, Satwa Pincang
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan
-
Puncaki Peringkat, XL Ultra 5G+ Resmi Dinobatkan sebagai Internet Tercepat di Indonesia versi Ookla