SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menyatakan dirinya siap lahir batin untuk maju di ajang Pilpres 2024.
Ridwan Kamil tentu membutuhkan tiket dari partai politik untuk dapat maju di Pilpres 2024. Ia sendiri hingga saat ini belum memutuskan akan berlabuh di partai politik mana.
"Saya belum memutuskan ke mana-mana," ujar Ridwan Kamil, Kamis (27/1/2022).
Namun dengan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024, dia mengaku akan mencari peluang agar bisa lolos dalam helatan politik tingkat nasional.
"Tentu semua kiprah baru, peluang baru yang sifatnya baik dan untuk kepentingan negara akan saya pikirkan," katanya.
Kesiapan itu termasuk ikut dalam konvensi Konvensi Capres dan Cawapres yang akan digelar oleh Partai NasDem.
"Intinya akan dipertimbangkan," ucapnya.
Ridwan Kamil dengan Partai NasDem memiliki catatan sejarah baik. Partai tersebut menjadi pengusung pertama Ridwan Kamil dalam Pilgub Jawa Barat 2018.
Padahal status Ridwan Kamil pada waktu itu bukan sebagai kader Partai NasDem.
Berita Terkait
-
Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat