SuaraJabar.id - Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana sangat menyesalkan terjadinya demo berujung ricuh yang melibatkan ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).
Aksi ricuh itu terjadi di depan Mapolda Jabar, Jalan Suekarno Hatta Kota Bandung pada Kamis, 27 Januari 2022, kemarin.
Menurut Yana, memberikan aspirasi seharusnya dilakukan dengan mekanisme yang baik dan jangan sampai melakukan tindakan yang merusak dan merugikan pihak lain.
"Menyayangkan ajalah jadi kan kita mah harus menjaga kondusifitas apalagi itu kan penyampaian aspirasi tentunya lewat saluran yang ada kan tidak perlu anarkis juga yah. Itu institusi negara yang harus kita hormati," kata Yana, dikutip dari Ayobandung--Jaringan Suara.com, Sabtu (29/1).
"Kalau ada aspirasi disampaikan dengan cara baik-baik, cara orang sunda lah sopan santunnya dipakai," tambah Yana.
Sementara itu, pihak kepolisian telah meringkus Ketua Umum GMBI berinisial F setelah demo berujung ricuh tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, penangkapan Ketua Umum GMBI ini dilakukan Jumat, 28 Januari 2022 pagi di kediamannya.
Setelah ditangkap, kata Ibrahim, pihaknya masih memeriksa Ketua Umum GMBI termasuk beberapa orang yang dinilai sebagai dalang aksi demo berujung ricuh.
"Ini juga sedang dilakukan pemeriksaan, namun masih ada beberapa orang yang masih kita kejar, (harus dilakukan) penangkapan," kata Ibrahim Tompo
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong