SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akhirnya memutuskan untuk membatasi kembali aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah mulai Senin (7/2/2022). PTM akan dibatasi maksimal 50 persen.
Sebelumnya, PTM sekolah di Bandung Barat sendiri sudah dilaksanakan secara penuh atau 100 persen.
Namun dengan adanya peningkatan kasus COVID-19 dan terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, akhirnya PTM dikembalikan ke 50 persen.
"Walaupun saat hingga ini tidak ada siswa maupun guru yang terpapar COVID-19 di seluruh jenjang pendidikan yang di KBB," ujar Kepala Dinas Pendidikan KBB Asep Dendih saat dihubungi pada Sabtu (5/2/2022).
Dikatakannya, sebelum keputusan ini dibuat pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19. Khususnya Dinas Kesehatan implementasi kebijakan PTM terbatas 50 persen ini.
"Ini akan berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan yang ada. Hal ini juga merupakan upaya untuk menekan risiko penyebaran COVID-19 di lingkungan pendidikan," tegas Asep.
Sementara itu, saat disinggung terkait capaian vaksinasi usia 6-11 tahun, Asep menegaskan, saat ini dosis pertama telah mencapai 90 persen lebih.
"Ini merupakan upaya preventif yang dilakukan oleh Disdik KBB dalam rangka meningkatkan imun guru maupun siswa," pungkasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Baca Juga: Hendri Septa: Jika Kasus Covid-19 Melonjak, Pembangunan di Padang Terancam
Berita Terkait
-
12 Rekomendasi Hadiah Hari Guru yang Bermanfaat dan Murah, Tetap Berkesan!
-
Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter
-
Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia
-
Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman
-
SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam
-
Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas
-
KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028