SuaraJabar.id - Sekretaris BPBD Cianjur Rudi Wibowo mengatakan insiden bangunan rumah yang roboh akibat tertimpa tembok pembatas rumah setinggi empat meter Kampung Bakom, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi menyebabkan dua orang penghuni meninggal dunia dan anggota keluarga lainnya mengalami luka-luka.
Menurutnya, ambruknya tembok pembatas rumah pada Minggu (6/1/2022) tersebut terjadi saat hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam.
"Tembok pembatas itu, langsung menghantam rumah di bawahnya, hingga roboh. Satu keluarga sempat tertimbun bangunan rumah yang nyaris rata dengan tanah. Relawan, aparat dan warga setempat langsung melakukan evakuasi dengan alat seadanya," katanya dikutip dari Antara.
Satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri Yayan dan Eti serta dua anaknya, atas nama Murpitasari (11) dan Nazwa Mufita (4), sempat tertimbun selama beberapa puluh menit. Saat berhasil dievakuasi, kedua anaknya ditemukan sudah tidak bernyawa, sedangkan Eti mengalami luka serius.
Eti dibawa ke RSUD Cimacan, untuk mendapatkan pertolongan medis karena luka yang diderita, sedangkan Yayan diungsikan ke rumah tetangga karena hanya mengalami luka ringan.
"Kejadiannya tiba-tiba, sehingga satu keluarga yang berada di dalam rumah, tidak sempat menyelamatkan diri. Dua anak pemilik rumah meninggal dunia, istrinya menjalani perawatan di RSUD Cimacan," katanya.
Sementara keterangan saksi mata warga sekitar, sempat mendengar suara dentuman yang cukup keras, ketika tembok tinggi pembatas rumah itu ambruk menghantam rumah keluarga Yayan yang saat itu sedang berada di dalam rumah dan tidak sempat keluar.
"Sebagian besar warga berdiam diri di rumah karena sejak pagi hujan turun deras, kami baru tahu setelah mendengar suara dentuman cukup keras. Saat keluar rumah, kami mendapati rumah Yayan sudah ambruk tertimpa tembok pembatas di bagian belakang rumah," kata Edon (38), saksi mata warga sekitar.
Dia bersama warga lainnya berusaha melakukan evakuasi, meski terkendala dengan peralatan dan bangunan yang nyaris rata dengan tanah. Setelah relawan dan aparat TNI/Polri datang, satu persatu tubuh keluarga Yayan berhasil dikeluarkan.
Baca Juga: Keluarga Tertimbun Longsor Pondasi Tetangga di Sukaresmi Cianjur Dalam Kondisi Tertidur Pulas
"Kedua anak perempuan Yayan meninggal dunia karena tertimpa bangunan rumah yang ambruk dan tembok yang roboh, sedangkan Eti yang ditemukan di posisi bersama anaknya itu selamat, meski mengalami luka parah," katanya.
Berita Terkait
-
Desakan Mundur Makin Kuat! Gibran Pilih Naik Motor Cek Bedah Rumah di Sulbar
-
Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku
-
Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi
-
Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka
-
BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun