SuaraJabar.id - Beredar video dengan narasi ang menunjukkan sebuah lubang menganga yang menjadi tempat terperosoknya seorang wisatawan. Wisatawan tersebut terperosok dari balkon lantai 3 salah satu hotel.
Video tersebut tersebar ke jejaring media sosial kemudian menjadi viral.
Dalam narasi yang viral di media sosial itu disebutkan, seorang pria bersama keluarganya yang berasal dari luar Pulau Jawa sedang berlibur.
Namun ketika korban keluar kamar dan hendak membersihkan ceceran gula pada bajunya, balkon lantai tiga penginapan itu tiba-tiba ambrol.
"Ini lokasi jatuhnya Sandi (korban) di sini. Bagaimana orang hotel tidak pernah memeriksa karena tipis semennya dan jebol," ujar bunyi suara yang ada dalam video viral yang beredar.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata pria yang merupakan wisatawan itu diketahui terperosok dari balkon lantai 3 di sebuah hotel bernama Kupu-kupu di Jalan Kolonel Masturi, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Ketika dikonfirmasi, salah seorang tenaga keamanan bernama Agus Saepudin membenarkan kejadian terperosoknya seorang wisatawan dari balkon lantai 3, hingga terjatuh ke lantai 2.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (7/2/2022) sekitar pukul 07.30 WIB.
"Sebelum kejadian, korban sempat minta ganti galon, saya gantiin. Setelah beres, sekitar 30 menit kemudian ada yang teriak minta tolong. Saya samperin sudah tergeletak," ungkap Agus.
Setelah itu korban dibawa ke klinik terdekat, namun kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Bandung. Namun nahas, korban yang mengalami luka pada bagian kepala itu menghebuskan napas terakhirnya di IGD rumah sakit.
"Pas di sini (hotel) dan klinik masih ada pergerakan. Informasinya meninggal di IGD (rumah sakit)," ucap Agus.
Sepengetahuannya, korban bersama sejumlah anggota keluarganya merupakan wisatawan asal Pontianak. Mereka datang ke hotel tersebut pada Minggu (6/2/2022), dan berencana menginap dua malam.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cisarua AKP Asep Mulia mengatakan, pihaknya baru mengetahui adanya kejadian tersebut dari media sosial. Pasalnya, tidak ada dari pihak hotel maupun korban yang membuat laporan sebelumnya.
"Pihak polsek Cisarua baru mengetahui hari ini itupun melalui media sosial. Setelah mengetahui itu Polsek Cisarua melakukan penyelidikan di sekitar TKP di daerah Cihideung," kata Asep.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Tag
Berita Terkait
-
Detik-Detik Mahasiswi Dibacok Pakai Kapak di Kampus UIN Suska Riau, Pelaku Diduga Terobsesi
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Viral Alumni LPDP Diburu Netizen Buntut Kasus Dwi Sasetyaningtyas
-
Viral Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Ancam Pamerkan Nama Alumni Bermasalah
-
Gaun Istri Gubernur Kaltim saat Sapa Tukang Sayur Jadi Sorotan: Kayak Noni Belanda
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi