SuaraJabar.id - Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin memaparkan dugaan penyebab yang melatarbelakangi aksi pembacokan yang dilakukan anggota geng motor terhadap seorang anggota Pemuda Pancasila berinisial SS (30) beberapa waktu lalu.
"Kondisi korban saat berkendara dalam keadaan mabuk, sehingga mengendarai sepeda motor sempoyongan, kemudian pada pelaku balik kanan mengejar dan membacok korban dengan celurit," kata Kapolres Sukabumi Kota, Kamis (10/2/2022).
Usai membacok korban, anggota geng motor tersebut pun melarikan diri.
Insiden berdarah ini sendiri di Pelabuhan II, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Minggu (6/3/2022) malam lalu.
Kekinian, polisi telah menangkap tiga anggota geng motor XTC yang diduga bertanggung jawab atas pembacokan terhadap anggota Pemuda Pancasila tersebut.Ttiga pelaku itu merupakan anggota Geng Motor XTC. Mereka berinisial MFR (19 tahun) warga Lembursitu, MR (21 tahun) Warga Nyalindung dan SH (18 tahun) warga Lembursitu.
"Para pelaku ditangkap pada Selasa (8/2/2022) sekitar pukul 04.00 WIB di Kampung Cipanas, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi," ujar Zainal.
"Korban mengalami luka pada bagian punggung," jelasnya.
Selain para pelaku, polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Beat Warna Hitam bernopol F 4453 OF dan sebuah senjata tajam jenis celurit. Adapun kasus ini dalam penyidikan oleh Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota.
"Pasal yang dipersangkakan undang-undang darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan Jo Pasal 170 ayat 2 ke 2 KUHPidana tentang pengeroyokan mengakibatkan luka berat dengan ancaman maksimal 9 tahun dan Jo Pasal 351 ayat 2 KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun," pungkasnya.
Baca Juga: Benyamin Sulaeman Tewas Tertembak Rekannya Saat Berburu Babi Hutan di Cisarakan Sukabumi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Nekat Bawa Keluarga di Bak Terbuka Masuk Tol Bocimi, Pikap Asal Jakarta Dicegat Paksa Polisi
-
Garut-Bandung Macet Horor! 5 Ribu Kendaraan Padati Leles, Polisi Tarik-Ukur Skema Buka Tutup
-
Ogah Tua di Jalan, Belasan Ribu Pemudik Banjar Pilih "Kuda Besi" Demi Kejar Jadwal Ngantor
-
Bayar Karcis Tapi Lepas Tangan Nyawa Melayang? Dispar Usut Tiket "Siluman" Pantai Tenda Biru
-
Terbongkar! Ini Biang Kerok Macet Horor Cikidang-Palabuhanratu, Bukan Sekadar Volume Kendaraan