SuaraJabar.id - Penambahan kasus harian COVID-19 di Kabupaten Cirebon pada Rabu (16/2/2022) mencapai 245 orang.
Dari keterangan dinas kesehatan setempat, temuan kasus COVID-19 itu terbanyak berasal dari hasil kegiatan skrining.
"Penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada hari ini ada 245 orang," kata Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilans Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cirebon Dendi Hamdi di Cirebon, Rabu (16/2/2022) dikutip dari Antara.
Ia mengatakan penambahan kasus COVID-19 sebanyak 245 orang dalam sehari, didominasi hasil skrining, termasuk kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan jumlah 160 kasus.
Kemudian , terdapat penambahan kasus dari suspek berjumlah 55 orang, dan kontak erat dengan pasien COVID-19 sebanyak 39 orang.
Menurutnya dengan adanya 245 kasus baru dalam sehari, maka saat ini warga Kabupaten Cirebon yang menjalani isolasi sebanyak 834 orang.
"Untuk isolasi mandiri ada 693 orang, dan yang menjalani perawatan di rumah sakit terdapat 141 orang," katanya.
Pada hari yang sama, kata dia, terdapat penambahan kasus kematian sebanyak empat orang, dan kini total warga yang meninggal dikarenakan terpapar COVID-19 906 orang.
Selain itu juga terdapat penambahan kasus yang selesai menjalani isolasi sebanyak 73 orang.
Baca Juga: ASN Positif Covid-19, Pemda DIY Tutup Sejumlah OPD
Ia menambahkan mengatakan dengan semakin terus meningkatnya kasus COVID-19, maka pihaknya meminta kepada masyarakat agar kembali memperketat protokol kesehatan dan menjalani vaksinasi.
"Masyarakat perlu diedukasi kembali terkait prokes, karena kasus sudah mulai meningkat dengan signifikan," demikian Dendi Hamdi.
Berita Terkait
-
Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Angkat Kisah Pahlawan Cirebon, "Sangkala Nyimas Gandasari" Tampil di TIM
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli
-
Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan