SuaraJabar.id - Kasus positif aktif COVID-19 di Kota Bandung per Kamis (17/2/2022) tercatat 6.846 Orang. Hal tersebut diketahui dari laman resmi Pusicov Kota Bandung.
Dari catatan Dinas Kesehatan Kota Bandung, kasus aktif COVID-19 yang menyentuh angka 6.846 orang itu merupakan yang tertinggi sepanjang tahun 2022.
Secara keseluruhan, data Dinkes Kota Bandung menunjukkan jumlah total kasus positif Covid-19 sebanyak 52.990. Dari jumlah itu, sebanyak 44.710 orang sudah dinyatakan sembuh.
Tercatat ada penambahan 774 kasus positif aktif dibandingkan data yang disajikan sebelumnya. Sementara konfirmasi meninggal kemarin bertambah 1.
Kecamatan tertinggi kasus Covid-19 di Bandung saat ini masih Antapani. Sementara itu, tercatat tidak ada kecamatan nol kasus Covid-19.
Berikut Kecamatan kasus Covid-19 terbanyak Bandung dalam Update Covid Bandung 17 Februari 2022.
- Antapani 403 kasus
- Sukajadi 380 kasus
- Coblong 376 kasus
- Buahbatu 320 kasus
- Kiaracondong 316 kasus
- Lengkong 316 kasus
- Arcamanik 287 kasus
- Cibeunying Kidul 286 kasus
- Andir 280 kasus
- Regol 275 kasus
Berikut kelurahan dengan kasus positif aktif terbanyak dalam update Covid-19 Bandung 17 Februari 2022.
- Antapani Kidul 199 kasus
- Babakan Sari 126 kasus
- Sarijadi 117 kasus
- Turangga 114 kasus
- Dago 112 kasus
- Sukamiskin 104 kasus
- Antapani Wetan 104 kasus
- Cigadung 104 kasus
- Margasari 103 kasus
- Sadangserang 100 kasus
Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.
Jumlah kasus positif aktif, sebagaimana juga jumlah kasus lain terkait pandemi Covid-19, merupakan data yang bersifat dinamis. Perubahan terjadi setiap hari sesuai dengan tindakan penanganan yang dilakukan di lapangan.
Baca Juga: Meski Niatnya Pulang Kampung, PMI Asal Bali Wajib Karantina Dengan Biaya Sendiri
Tag
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
10 Negara Respon Hantavirus, Paling Serius Amerika Serikat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli
-
Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus