SuaraJabar.id - Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya akan menggelar operasi pasar murah sembako menjelang bulan Ramadan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menekan harga tidak sampai melambung seperti harga daging dan minyak goreng.
Ia mengatakan saat ini ketersediaan stok sembako menjelang masuknya bulan puasa mencukupi dan aman hingga lebaran nanti. Namun untuk menekan kenaikan harga yang mulai terjadi pihaknya akan menggelar operasi pasar murah.
"Sebelum masuknya bulan puasa, harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik, terutama untuk harga daging dan beberapa jenis sayur mayur. Daging sapi dijual Rp 130.000 per kilogram, harga cabai juga mengalami kenaikan, namun masih dalam tahap wajar," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (5/3/2022).
Pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak mulai dari pemasok, distributor serta Bulog Cianjur, untuk menekan kenaikan harga tersebut, agar tidak sampai melambung dan ketersediaan stok terjamin setiap harinya.
Bahkan menjelang masuknya bulan puasa, pihaknya telah meminta dinas terkait untuk memantau ketersediaan stok di pasaran dan harga setiap harinya, jika mengalami kenaikan tinggi disertai kebutuhan meningkat, akan segera digelar operasi pasar murah.
"Kami berharap kenaikan harga tidak sampai melambung tinggi, sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Saat terjadi kenaikan tinggi, kami siapkan operasi pasar murah untuk menekan kenaikan harga sembako dan kebutuhan lainnya," kata Herman.
Sementara memasuki pekan kedua Maret, harga daging sapi di pasar tradisional di Cianjur, masih bertahan di angka Rp 130.000 per kilogram, daging ayam Rp 32.000 per kilogram dan cabai rawit mengalami kenaikan hingga Rp 80.000 per kilogram, sedangkan harga sembako lainnya hanya mengalami kenaikan Rp500 sampai Rp 1.000 per kilogram.
Tag
Berita Terkait
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran
-
Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Lemomo Gandeng GIMF dalam Program Ramadan, Dorong Dampak Sosial dan Ekonomi
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
RUPST BRI Putuskan Dividen Rp52,1 Triliun, Tegaskan Kinerja dan Stabilitas
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Melanggar? Jabatan Taruhannya
-
Sengkarut MBG di Ciamis: Menyingkap Teka-teki Pungli Rp 250 Ribu yang Menyeret Anggota DPRD