SuaraJabar.id - Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sejak awal 2022 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, lebih banyak kasus tanpa gejala atau bergejala ringan dibandingkan berat sehingga hanya menjalani isolasi mandiri di rumah.
"Jadi kalau misalnya 126 orang, yang masuk rumah sakitnya cuma 20-an orang, 100-annya adalah isolasi mandiri atau isoman," kata Rudy Gunawan di Garut, Rabu (9/3/2022).
Ia menuturkan sejak awal 2022 telah terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Garut dengan gejala ringan, sedang, dan berat hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Tim medis, kata dia, terus melakukan pemeriksaan, penelusuran dan penanganan penyebaran COVID-19 terhadap masyarakat yang kontak erat dengan pasien COVID-19 untuk mendeteksi lebih dini sehingga bisa cepat ditangani.
Hasil pemeriksaan di lapangan melalui tes usap PCR maupun antigen, kata Rudy, hasilnya cukup banyak bisa lebih dari 100 orang setiap harinya, namun dari kasus yang banyak itu hanya bergejala ringan sehingga penanganannya cukup isoman di rumah.
"'Tracing' hasilnya besar tapi sekarang ini hampir 70 persen tanpa gejala," katanya.
Ia mengungkapkan hasil peninjauan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut pasien COVID-19 yang dirawat mulai berkurang sekitar 50 persen.
Hasil laporan dari rumah sakit, kata dia, kasus gejala berat yang mendapatkan perawatan di RSUD Garut mulai landai dan saat ini tercatat hanya 67 orang yang mendapatkan perawatan.
"Hanya 67 (pasien di RSUD Garut) turun, kemarin sempat naik ya sekarang sudah turun sekitar 50 persen," katanya.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 9 Maret: Positif 3.872, Sembuh 3.713, Meninggal 11
Ia menambahkan secara keseluruhan pasien yang dirawat di RSUD dr Slamet Garut maupun di rumah sakit lainnya tercatat sebanyak 200 orang.
Selain menyiapkan rumah sakit khusus pelayanan pasien COVID-19, kata Rudy, Pemkab Garut juga sudah menyiapkan rumah susun, hotel, dan Gedung Islamic Center untuk isolasi terpusat.
"Di (Rusun) Gandasari pun kosong tidak terlalu banyak, masih ada kapasitas untuk isoman terpusat itu masih ada sekitar 120-an," katanya.
Laporan harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Garut, kasus aktif pasien COVID-19 sebanyak 1.184 orang menjalani isolasi mandiri, 202 orang menjalani perawatan di rumah sakit.
Sedangkan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 secara keseluruhan sejak dinyatakan darurat pandemi sebanyak 29.537 kasus, dari jumlah itu sebanyak 26.930 kasus dinyatakan sembuh, dan 1.221 kasus meninggal dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Bagaimana "Pamali" Menjadi Cara Masyarakat Kampung Kuta Menjaga Hutan Adat?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026