SuaraJabar.id - Dinas terkait di Kabupaten Garut, Jawa Barat diminta melakukan upaya mempercantik objek wisata yang ada di kabupaten berjuluk Swiss van Java tersebut.
Permintaan itu disampaikan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman. Tujuannya untuk menyambut musim libur Lebaran sehingga pengunjung merasa nyaman dan berkesan saat berwisata ke tempat tersebut.
"Jadi harus ada perubahan terlihat, tempat-tempat destinasi di Garut itu harus semakin cantik yah, harus semakin nyaman, harus semakin menarik," kata Helmi Budiman di Garut, Rabu (23/3/2022) dikutip dari Antara.
Ia menuturkan Kabupaten Garut cukup banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi mulai dari wisata buatan maupun wisata alam seperti pemandian air panas, pegunungan, pemandangan alam, maupun pantai.
Semua destinasi wisata di Garut, kata Helmi, harus mulai dibenahi dan dipercantik tempatnya agar lebih nyaman, aman, dan menarik sehingga mampu mengundang datang pengunjung saat musim libur Idul Fitri nanti.
"Ini mudah-mudahan bisa kita lengkapi (sarana dan prasarana) menghadapi liburan Lebaran di bulan Syawal," katanya.
Ia menyampaikan salah satu destinasi wisata yang harus lebih dipercantik yaitu Pantai Sayang Heulang, destinasi itu sudah selesai direvitalisasi Pemerintah Provinsi Jabar sehingga lebih nyaman dan menarik untuk dikunjungi.
Namun, kata Helmi, ada beberapa fasilitas penunjang di Pantai Sayang Heulang yang perlu ditambah dan dibenahi, misalkan tempat sampah, penerangan, papan informasi, termasuk pepohonan yang saat ini masih kecil.
"Seperti tempat sampah masih minim, kemudian kalau malam hari perlu ada penerangan berupa neon box atau lampu, kemudian juga pohonnya ini kan masih terlalu kecil, kita ingin ada yang agak besar itu pohon-pohonnya," katanya.
Ia berharap upaya mempercantik objek wisata tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, melainkan bisa kerja sama dengan masyarakat setempat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung."Kami juga ketemu tokoh-tokoh masyarakat, menguatkan bahwa peran masyarakat sangat vital dalam wisata," kata Helmi.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran
-
H-2 Lebaran, Arus Kendaraan di Tol Cipali Terus Meningkat
-
Kejutan Lebaran dari KAI, Naik LRT Jabodebek Hanya Rp1
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
BRI Hadirkan THR Lebaran 2026 dalam Bentuk Emas, Ini 6 Cara Transfer di BRImo
-
Tetap Aman dan Nyaman Selama Lebaran 2026: BRI Sabrina WhatsApp 24 Jam Bantu Nasabah Lebih Cepat
-
Pantauan Langit Kapolda Jabar: Exit Tol Parungkuda "Adem Ayem", Puncak Mudik Ternyata Sudah Lewat
-
Mudik Seru ke Sukabumi! Anak Bisa Main Lego, Ayah Pijat Refleksi di Pos Penyu Gadobangkong
-
Gema Takbir Berbalut Protes: Wali Kota Sukabumi Disoraki Jemaah Muhammadiyah Usai Salat Id