SuaraJabar.id - Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) merespon kebijakan pemerintah pusat yang membuka peluang masyarakat bisa mudik Lebaran tahun ini.
Mereka akan mempersiapkan Automatic Traffic Control System (ATCS) untuk menunjang perjalanan mudik melalui jalur darat.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Fauzan Azima mengatakan, pihaknya merencanakan memasang 129 kamera yang dipasang di 50 titik ruas jalan arteri serta persimpangan di Bandung Barat. ATCS tersebut juga sudah dilengkapi dengan sistem pengeras suara.
"Insya Allah (ATCS) disiapkan untuk pemantauan mudik nanti. Termasuk arus lalu lintas sepanjang bulan Ramadan yang eskalasinya bakal meningkat," kata Fauzan saat dihubungi pada Kamis (24/3/2022).
Sekadar diketahui Presiden Joko Widodo mengizinkan masyarakat melakukan perjalanan mudik pada libur Lebaran tahun ini. Diizinkannya mudik diprediksi bakal membuat jumlah pemudik melonjak drastis lantaran dua tahun dilarang pemerintah akibat pandemi COVID-19.
Bandung Barat sendiri merupakan daerah yang kerap dilintasi pemudik untuk pulang kampung. Khususnya pemudik yang menggunakan sepeda motor menuju wilayah Priangan Timur seperti Garut dan Tasik.
Dikatakan Fauzan, ATCS akan dioperasikan dari ruangan kontrol di satu ruangan yang ada di kantor Dinas Perhubungan Bandung Barat. Ada belasan personel Dishub yang bakal mengoperatori ATCS tersebut.
"Untuk suara sudah ada, terhubung ke titik sepiker di CCTV karena fungsinya kan untuk menginformasikan pada pengendara, mulai dari pelanggaran dan yang lainnya," ujar Fauzan.
Selain ATCS, menghadapi arus mudik lebaran, pihaknya bakal menyiapkan Pos Pemantauan di beberapa titik salah satunya yakni Simpang Gerbang Tol Padalarang.
Baca Juga: Jadi Syarat Mudik Lebaran, Jumlah Warga yang Ikut Vaksinasi di Puskesmas Kramat Jati Tak Melonjak
"Nanti akan ada di situ (Pos Pam) mudik. Kita buat mendekati arus mudik terjadi, sesuai arahan pimpinan," tandas Fauzan.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Muak Kondisi Pemerintahan dan Pembangunan, Warga Kabupaten Bandung Barat Ngadu ke Jakarta
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Polusi Debu Kapur Selimuti Permukiman Warga Citatah
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu