SuaraJabar.id - Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan pihaknya bakal menerapkan sistem surat-menyurat secara digital dan daring guna menekan penggunaan kertas serta meningkatkan efisiensi pekerjaan.
Yana mengaku sistem ini diyakini akan memudahkan kinerja itu itu bakal diaplikasikan pada 1 April 2022 di seluruh instansi lingkungan Pemkot Bandung.
“Ini sangat membuat sistem pemerintah lebih efektif juga efisien bahkan paperless. Efisiensi waktu, kertas juga tinta,” kata Yana dikutip dari Antara, Senin (28/2/2022).
Nantinya sistem surat-menyurat secara digital itu bisa diakses melalui laman suratonline.bandung.go.id oleh para pegawai Pemkot Bandung, termasuk oleh para pejabatnya.
Melalui sistem tersebut, para pimpinan bisa memonitor surat dan disposisi secara akurat dan real time. Dengan begitu, menurutnya koordinasi akan semakin mudah antar unitnya karena bisa dilakukan secara daring dari mana saja dan kapan saja.
Dengan terciptanya sistem yang terintegrasi, maka menurut Yana roda pemerintahan salah satunya bakal berjalan lebih optimal dan juga praktis.
“Mari kita semakin efektif, karena aplikasi ini nanti sangat mengurasi interaksi antara pelayan dan yang dilayani. Apalagi di masa pandemi COVID-19 ini, meminimalisir interaksi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Yayan A Brilyana mengatakan percepatan pemanfaatan aplikasi surat daring telah tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Bandung dan juga diamanatkan oleh Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 tahun 2018.
“Dengan adanya surat elektronik ini tata pemerintahan bisa semakin baik, koordinasi semakin mudah sehingga tidak ada kendala,“ kata Yayan.
Baca Juga: Begal Penusuk Sopi Taksi Online di Kabupaten Bandung Diciduk Polisi
Berita Terkait
-
Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?
-
Cari Talenta Musik Terbaik, Icon Records Buka Audisi Besar-besaran di Bandung 19 Agustus 2026
-
Jalan Terjal Persib di ACL 2, FC Seoul dan Melbourne Victory Jadi Calon Lawan
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BI Sulap 72 Persen Limbah Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Sumber Energi
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat