SuaraJabar.id - Pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) di Kabupaten Pangandaran dipercaya dapat meningkatkan kunjungan wisata ke daerah itu.
Untuk itu Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Pangandaran Agus Mulyana mengatakan pihaknya mendorong pembentukan BPPD Pangandaran.
Pasalnya kata Agus, melalui BPPD, impian Kabupaten Pangandaran sebagai tujuan wisata yang mendunia akan cepat terwujud.
"Pembentukan BPPD merupakan amanat Undang-undang, selain meningkatkan kunjungan, juga bisa membantu kemajuan pariwisata," kata Agus, Minggu (3/4/2022).
Agus menambahkan, kunjungan wisatawan ke Pangandaran saat ini ramai jika akhir pekan dan liburan biasa saja.
"Bila sudah terbentuk BPPD kami optimis kunjungan wisatawan ke Pangandaran akan mengalami peningkatan," tambah Agus.
Agus menjelaskan, lokasi wisata Pangandaran pernah jadi tujuan turis asing khususnya pada bulan Juni, Juli dan Agustus.
"Selain bulan Juni, Juli dan Agustus juga ramai dikunjungi wisatawan lokal, sehingga terjadi pemerataan angka kunjungan wisatawan," jelas Agus.
Sekarang, dikala libur panjang pengunjung sepi dan hanya ada pengunjung saat libur akhir pekan.
"Setelah terbentuknya BPPD harapan kami bisa mempromosikan objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran secara luas," papar Agus.
Baca Juga: Menikmati Suasana Serasa di Pulau Pribadi Saat Berkunjung ke Nusa Ceningan
Agus menegaskan, BPPD nantinya bisa mengakomodir semua program kepariwisataan apalagi ditunjang dengan personel yang handal.
"Personel BPPD terdiri dari beberapa unsur, diantaranya penggiat pariwisata 4 orang, penerbangan 1 orang, akademisi 1 orang, jurnalis 2 orang dan tokoh masyarakat 1 orang," sambung Agus.
PHRI Pangandaran bakal melakukan inisiatif untuk menentukan personel BPPD, tetapi persoalan tersebut menjadi kebijakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
"PHRI sudah merancang tahapan dan strategi pembentukan BPPD karena ingin nantinya yang duduk di BPPD ini orang yang mempunyai jiwa di pariwisata," terang Agus.
Agus tidak menghendaki jika personel BPPD tidak melakukan inovasi lantaran tidak mengetahui tugas poko dan fungsi.
"Personel BPPD kedepan akan mempromosikan Pangandaran ke luar negeri dan mampu membuat Itenerarry yang disalin kedalam beberapa bahasa sesuai dengan negara tujuan promosi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Nasib 127 UMKM Terdampak Penataan Setu Babakan, Tak Semua Bisa Direlokasi
-
Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?
-
5 Aktivitas Outdoor di Jogja untuk Mengusir Kebosanan Wisatawan
-
5 Tempat First Date di Jogja untuk Menghindari Kencan Canggung Pasangan Muda
-
Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
Terkini
-
Kanwil Ditjenpas Jabar Tunggu SK Pencabutan PB Indra Kenz
-
Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen
-
Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas
-
Geger! Pegawai Rutan Depok Pesta Sabu dengan Warga Binaan