SuaraJabar.id - Bulan suci Ramadhan merupakan bulan penuh berkah bagi perajin kolang kaling atau cangkaleng di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Pasalnya, permintaan kolang kaling selalu meningkat drastis selama bulan suci Ramadhan.
Seperti halnya yang disampaikan perajin kolang-kaling yang berada di Desa Gunung Tanjung, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Nunur.
Ia mengaku, hingga saat ini sudah menyetok 22 ton kolang kaling dan masih kekurangan stok.
“Untuk ramadan tahun ini, alhamdulillah permintaan kolang-kaling sangat banyak alias meroket, sayang untuk di lokal Jawa Barat kekurangan bahan bakunya,” ujar Nunur.
Karena kurang, maka Nunur mengambil kolang kaling dari Sumatera.
“Perbedaanya kalau kolang kaling dari Sumatera ukurannya kecil dan lebih banyak, kalau dari Jawa Barat ukurannya besar-besar,” katanya.
Lantaran harus mengambil dari Sumatera, pengrajin kolang kaling di Tasikmalaya mengeluhkan ongkos kirim.
“Biasanya ongkos dari Sumatera ke Tasikmalaya 9 juta, sekarang jadi 11 juta, katanya alasannya solar sulit,” jelas Nunur.
Dengan biaya produksi yang tinggi lanjutnya, harga jual kolang kaling pun ikut naik.
Baca Juga: Berapa Rupiah Bayar Zakat Fitrah Tahun 2022? Di Depok Rp 45 Ribu
“Saat ini kami menjual kolang kaling dengan harga Rp 11 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram, itu dikirim ke Jateng dan Jatim,” katanya.
Meski harganya mahal, namun penjualan kolang kaling tahun ini naik sekitar 85 persen dari tahun sebelumnya.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
PPDB Jabar 2026 Kacau, Dedi Mulyadi Semprot Dinas Pendidikan: Seperti Ikan Gurame di Laut!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang