SuaraJabar.id - Warga di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung masih bertahan di tempat tinggal mereka masing-masing meski dalam beberapa hari terakhir banjir menggenang.
Banjir menggenang Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah dengan ketinggian mencapai 150 CM, namun warga masih bertahan di rumah masing-masing.
"Sudah beberapa hari ini terendam banjir," ujar Yayan mengutip dari Ayo Bandung--Jaringan Suara.com, Rabu (20/4/2022).
Menurut pengakuan Yayan, Selasa 19 April 2022, banjir sempat surut. Namun karena intensitas hujan turun kembali tadi malam, sehingga air menjadi naik dan merendam rumah warga.
"Sempat surut, tapi kembali naik. Hujannya memang besar dan lama juga merata," katanya.
Namun demikian, warga masih bertahan di rumah masing-masing, terlebih warga banyak yang memiliki rumah dua lantai.
"Air masih naik surut, jadi tidak mengungsi. Apalagi sekarang bulan ramadan, kurang nyaman juga kalau harus di pengungsian," katanya.
Dia berharap agar penyelesaian banjir bisa dilakukan secara maksimal oleh pemerintah, supaya warga tidak terus terganggu oleh genangan air ketika musim penghujan atau hujan deras.
Baca Juga: Pemudik Riau Diminta Waspada Jalur Rawan Longsor dan Banjir di Daerah Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Momen Ratusan Layang-Layang Terbang di Pesisir Laut Jawa Rayakan Kemerdekaan
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global