SuaraJabar.id - Adanya rekayasa lalu lintas atau one way dari Jakarta-Cikampek, menyebabkan kepadatan kendaraan terjadi di Tol Cipularang.
Macet parah itu terjadi di Tol Cipularang arah Jakarta.
Hal ini salah satunya diungkap oleh akun warganet @/tnozpgc via @/biskota_ di Twitter.
"29/4/2022 11.34 Arus lalu lintas Tol Cipularang Km. 81 terpantau sangat padat," tulis akun tersebut.
Kemacetan tersebut diperkirakan sudah terjadi sejak 09.00 WIB. Ribuan kendaraan baik truk pengangkut logistik hingga kendaraan pribadi dan angkutan umum nampak terjebak kemacetan.
Lantaran terjebak berjam-jam, semua kendaraan terpaksa mematikan mesin dan parkir di lokasi mereka berhenti.
Para penumpang juga memutuskan untuk beristirahat di luar kendaraan mereka akibat kemacetan ini.
Untuk informasi, rekayasa lalu lintas one way membuat kendaraan yang melalui ruas Tol Cikampek dapat melintas dari arah Jakarta menuju Cirebon.
Sedangkan kendaraan di ruas jalan tol Cipularang dari arah Bandung menuju Jakarta harus dialihkan ke jalan arteri Karawang.
Baca Juga: Arus Mudik di Tol Trans Jawa Mulai Padat, Tiga Rekayasa Lalu Lintas Ini Diberlakukan
Sebelumnya, kebijakan One Way dari KM 47 Tol Japek hingga KM 414 Tol Kalikangkung diperbaharui. Polisi menyebu saat ini pihaknya tengah mengupayakan perubahan titik masuk one way.
Hal itu diungkapkan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yoga.
Berita Terkait
-
Arus Mudik di Tol Trans Jawa Mulai Padat, Tiga Rekayasa Lalu Lintas Ini Diberlakukan
-
Cerita Pemudik Motor di Pelabuhan Merak Banten, Hindari Macet dengan Blusukan
-
Jalan Arteri Karawang Padat Imbas Polisi Terapkan One Way di Jalan Tol Jakarta-Cikampek
-
Tol Cipularang Macet Parah, Mesin Kendaraan Mati Penumpang Pilih Istirahat di Jalanan
-
Sistem Satu Arah dan Ganjil Genap di Tol Cikampek - Kalikangkung Kembali Diperpanjang
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan
-
Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban
-
Dugaan Fasilitas Khusus Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ditjenpas
-
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games
-
YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah