- Polresta Karawang menyiagakan 390 personel untuk mengamankan Pilkades Serentak Digital di 67 desa pada 22 November 2026.
- Kepolisian bersama Pemkab Karawang memetakan tingkat kerawanan wilayah guna memfokuskan pola pengamanan di lokasi rawan.
- Pengamanan di Karawang ini juga melibatkan unsur TNI, Satpol PP, serta dukungan personel Brimob Polda Jawa Barat.
SuaraJabar.id - Polresta Karawang menyiagakan sebanyak 390 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades Serentak Digital 2026 yang akan berlangsung di 67 desa di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 22 November 2026.
Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto mengatakan, pengerahan ratusan personel tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan konflik selama tahapan hingga pelaksanaan pemungutan suara.
Selain menyiapkan personel, kepolisian juga telah melakukan pemetaan tingkat kerawanan di setiap desa, mulai dari kategori tidak rawan, rawan, hingga sangat rawan.
"Selain menyiagakan personel, dalam pengamanan Pilkades serentak ini, kami telah melakukan pemetaan lokasi rawan, tidak rawan, dan sangat rawan. Beberapa lokasi rawan nantinya akan menjadi perhatian," kata Mario di Karawang, Minggu (8/11/2026).
Menurut dia, pola pengamanan akan difokuskan pada desa-desa yang memiliki tingkat kerawanan tinggi berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Karawang.
Namun, pihak kepolisian belum dapat mengungkapkan desa-desa yang masuk kategori rawan karena proses pemetaan masih dalam tahap pematangan.
Polresta Karawang akan kembali memastikan hasil pemetaan tersebut sebelum menetapkan secara keseluruhan titik penempatan personel pengamanan.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan Pilkades Serentak 2026 juga akan melibatkan unsur TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selain itu, personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Jawa Barat turut disiapkan untuk mendukung pengamanan.
Sementara itu, Pilkades Serentak Digital 2026 di Kabupaten Karawang akan diikuti 67 desa yang tersebar di 25 kecamatan. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026.
Baca Juga: Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama
Untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Pemerintah Kabupaten Karawang sebelumnya telah menggelar deklarasi damai yang diikuti 200 calon kepala desa dari berbagai wilayah di Karawang.
Melalui deklarasi tersebut, seluruh calon kepala desa berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas selama proses pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak
-
Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri
-
Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan