SuaraJabar.id - Rahmat Hidayat (28) memperlihatkan keahliannya dalam mendesain busana di sebuah acara Panti Pemberdayaan Sosial Bina Remaja (PPSBR) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat Selasa (24/5/2022).
Kisah inspiratif tersebut datang dari pria asal Kampung Ciawitali, RT 02/06, Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Bandung Barat. Dia terlihat teliti menggoreskan pensil pada selembar kertas putih di atas sebuah kursi roda yang setia menemaninya.
Ya, pria yang mengidolakan desainer Anne Avantie tersebut merupakan penyandang disabilitas. Namun Rahmat menolak merelakan masa depannya lenyap direnggut keterbatasan sejak lahir.
Anak dari Hasan dan Ati Susilawati itu tetap memiliki tekad besar untuk melawan keterbatasan fisik dengan keterampilannya dalam mendesain busana. Ia piawai dengan hanya bermodalkan kesukaannya terhadap dunia fesyen.
Rahmat mengaku sejak kecil sudah memiliki minat dalam menggambar, meskipun tidak pernah mengenyam pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama maupun sekolah menengah atas.
"Memang saya dari kecil udah suka menggambar," ucap Rahmat kepada Suara.com.
Berawal dari Drama Korea
Meski begitu, ketertarikan Rahmat pada dunia fesyen baru muncul tahun 2010 ketika dirinya menonton sebuah Drama Korea yang berjudul Fashion King. Drama Korea tersebut memang menceritakan seorang desainer berbakat, yang merintis karir dari bawah.
Anak pertama dari lima bersaudara itupun mulai terinspirasi dan terpikir mengembangkan keterampilan yang didapatnya secara otodidak untuk membuat desain busana. Pertama kali ia mendesain sebuah gaun sederhana.
Baca Juga: Sinopsis Drama Action Ultimate Weapon Alice yang Dibintangi Song Geon Hee
"Iya memang inspirasi yang mengarahkan saya pada desain busana setelah menonton Drama Korea King Fashion itu," tutur Rahmat.
Sadar akan ilmunya yang terbatas lantaran ketika itu tak mendapat pembelajaran formal maupun sekolah khusus desain, Rahmat mulai memanfaatkan media sosial untuk mencari referensi.
Pernah Dikunjungi Desainer Anne Avantie
Kepiawayannya dalam mendesain busana kian berkembang, sehingga mengundang desainer kondang sekelas Anne Avantie. Rahmat didatangi langsung idolanya itu pada tahun 2018 di kediamannya di pelosok Bandung Barat.
Ia mengaku sangat senang dan semakin termotivasi untuk menjadi seorang desainer, hal yang sangat diimpikan Rahmat ditengah keterbatasan fisik yang dialaminya. Rahmat meyakini tekadnya akan mengalahkan keterbatasan itu.
"Bunda Anne Avantie itu salah satu idola saya, jadi motivasi buat saya untuk terus berkarya," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Sinopsis Drama Action Ultimate Weapon Alice yang Dibintangi Song Geon Hee
-
Fisik Tak Sempurna, Bapak-bapak Ini Tetap Gigih Kerja Angkat Piring di Kondangan, Tuai Decak Kagum Warganet
-
Segera Tayang! Song Geon Hee dan Park Se Wan Bintangi Ultimate Weapon Alice
-
Siap-siap! Bandung Barat Bakal Gelar PTM 100 Persen Pekan Depan
-
Calon Ibu, Berikut 5 Drama Park Shin Hye sebagai Pemeran Utama Wanita
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Gunakan Teknik Stripping, Pemuda Sukabumi Sukses Cetak 3.000 Anakan 'Ikan Dewa' yang Langka
-
Persib Bandung Menggila, Gakuto Notsuda dan Ragnar Oratmangoen Resmi Gabung
-
BRI Tingkatkan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko untuk Cegah Fraud
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati