SuaraJabar.id - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani mengatakan ada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan 2021 yang mengundurkan diri sebelum pengangkatan.
Menurutnya, ketiga CPNS yang mengundurkan diri sebelum pengangkatan merupakan warga luar Kabupaten Pangandaran.
Mereka adalah satu orang dokter Puskesmas, satu pegawai sekretariat dewan dan satu di bagian keuangan.
"Alasan pengunduran dirinya macam-macam, ada yang alasan pengunduran dirinya karena tidak diizinkan suami, mengurus orang tua, hingga tidak mau ditempatkan di Langkaplancar," kata Dani, Kamis (2/6/2022).
Ditambahkan Dani, pengunduran tersebut berdampak pada kerugian yang mencapai puluhan juta.
"Estimasinya satu orang Rp10 juta kalau tiga orang sekitar Rp30 juta," jelasnya.
Dia mengatakan, selain rugi materil, formasi yang mereka tinggalkan tidak terisi.
"Sebelumnya formasi itu kosong, baru saja akan terisi sudah kosong lagi," terang Dani.
Mereka akan terkena sanksi berupa blacklist, tidak bisa ikut tes CPNS selama satu tahun itu kebijakan pusat. Bahkan kedepan CPNS yang mengundurkan diri akan disanksi Rp 50 juta.
Baca Juga: 2 CPNS di Solo Mengundurkan Diri, Ini Lho Besar Gaji Pertama yang Diterima
Berita Terkait
-
Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka
-
Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami
-
Reaksi Relawan Jokowi Soal Putusan Sela Dokter Tifa: Jangan Terkecoh, Ini Bukan Bebas Murni
-
Kubu Jokowi Tegaskan Sidang Dokter Tifa Bisa Lanjut Meski Dakwaan Batal: Jaksa Tinggal Perbaiki
-
Roy Suryo Yakin Menang Kasus Ijazah Jokowi Usai Hakim Terima Eksepsi Dokter Tifa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Niat Bermain Berakhir Duka, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Cianjur
-
Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok