SuaraJabar.id - Dua gerai Holywings di Kota Bandung yang berlokasi di Jalan Pasir Kaliki dan Jalan Karangsari ditutup permanen. Keputusan ini diambil setelah pertemuan dengan pihak Pemkot Bandung.
Menurut Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut, penutupan outlet Holywings ini ditempuh oleh pihak pengelola setelah melakukan pertemuan dengan pihak terkait diantaranya Kesbangpol, DPMPTSP, Disdagin, Satpol-PP, Disbudpar, dan pihak Kepolisian.
"Begitu ketemu, akhirnya dengan kesadaran sendiri mereka tutup tempat usaha Holywings. Meskipun dia enggak ada promo itu di Kota Bandung, tapi kan dampaknya ada," ujar Yana mengutip dari AyoBandung--jaringan Suara.com
Ditambahkan Yana, pihaknya akan meninjau langsung proses penutupan dua gerai tersebut pada malam ini pukul 21:00 WIB.
"Penutupan dua outlet nanti jam 9 kita tinjau yang di Paskal, jam 10 nya di Karangsari. Bisa jadi mereka akan copot plangnya," jelasnya.
Menurut Yana, terkait promosi miras yang catut nama Muhammad dan Maria, Holywings Bandung tidak ikut mempromosikan.
"Perizinan itu setau saya gini, kalau dia kapasitas menengah (50-100 orang), itu izinnya di level kota, kalau 100 lebih itu levelnya provinsi. Dan ini akhirnya tidak dibahas karena mereka sudah sepakat untuk tutup. Ya mau gimana lagi,"
Yana menambahkan jika ke depan pihak Holywings memilih untuk berganti nama, ia mengatakan bahwa hal itu sah-sah saja.
Namun, pihaknya akan tetap mengawasi manakala Holywings kembali buka tanpa sepengetahuan pihaknya.
"Jadi kalau tiba-tiba dia berganti nama ya kita ga tau, tapi itu kan harus proses lagi semua dari awal. Itu mah mungkin hak dia ya, tapi mengurus izin kan tidak sebulan-dua bulan, tapi intinya saya menghargai dengan insiatif dia demi kondusivitas warga Bandung untuk menutup dirinya sendiri,"
Baca Juga: Dinas Penanaman Modal Sebut Holywings Batam Tak Punya Perizinan Dasar: Kalau Tak Diurus Bisa Ditutup
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Disekap dan Diintimidasi di THM Maumere, 12 Korban TPPO Asal Jabar Akhirnya Pulang
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi