SuaraJabar.id - Petani cabai di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) gagal meraup untung lebih dari hasil panen disaat harganya tengah meroket. Sebab harga cabai yang mahal justru malah rawan dicuri.
Hal itu dialami Isak (33), petani asal Cikarembi, Lembang yang mengaku resah cabainya dicuri maling. Untuk mengantisipasi pencurian cabai disaat harganya mahal, ia melakukan pengecekan ke lahan pertanian setiap malam.
"Jadi sebelum magrib hingga jam 8 malam dicek, intinya harus dikontrol dan dijaga setiap malam supaya aman dari pencurian," kata Isak saat ditemui di Lembang pada Rabu (29/6/2022).
Dirinya mengungkapkan, harga cabai rawit merah dari tingkat petani harganya mencapai Rp 75 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga di pasar mencapai Rp 80 ribu per kilogram.
"Sekarang harganya sedang tinggi karena pemetikan mulai berkurang akibat cuaca yang tidak menentu, jadi ada cabai yang busuk," ujar Isak.
Dengan faktor cuaca yang tidak menentu itu, kata Isak, harga cabai rawit merah dari tingkat petani akan tetap stabil dengan harga Rp 75 ribu per kilogram, begitupun dengan harga di pasar.
Seperti diketahui, untuk harga cabai rawit domba di pasar dari Rp 40 per kilogram naik menjadi Rp 100 ribu hingga Rp 125 ribu per kilogram, dan cabai rawit dari Rp 30 ribu per kilogram, menjadi Rp 70 ribu hingga Rp 85 ribu per kilogram.
"Harga cabai rawit Rp 75 ribu akan stabil, itu harga gunung (dari tingkat petani) sudah bertahan selama satu bulan," ucapnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Baca Juga: Harga Cabai Melambung Tinggi, Petani Cabai di Lampung Timur Awasi Kebun Takut Dicuri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Poin Penting Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Hingga Ayah Kandung Dibidik Polisi
-
Tak Berhenti di Ibu Tiri, Ayah Kandung NS Kini Dibidik Polisi Atas Dugaan Penelantaran Anak
-
Chat Sadis Terbongkar! Ayah NS Diduga Biarkan Anak Sakit: Biarin Aja, Tinggal Dimakamin
-
Ibu Tiri di Sukabumi Resmi Jadi Tersangka, Korban Diduga Disiksa Bertahun-tahun
-
Izin Investor Tapi Melanggar, WNA Arab Saudi di Cianjur Resmi Diusir dan Masuk Daftar Cekal