SuaraJabar.id - Seorang kader Partai Demokrat menjadi korban pembunuhan keji di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Korban yang berinisial MM merupakan Ketua Ranting Partai Demokrat di wilayah tersebut.
Dari keterangan Ketua Terpilih DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Saeful Bahri, korban merupakan Ketua Ranting Desa Sangiang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
"Iya betul, almarhum adalah ketua ranting Demokrat di Desa Sangiang. Dia merupakan kader terbaik Partai Demokrat," ujar Saeful ketika dihubungi, Selasa (5/7/2022).
Selain sebagai ketua ranting, MM juga tercatat sebagai alumni Taruna Akademi Demokrat yang berada di bawah komando AHY.
"Loyalitasnya tidak diragukan. Kasus ini juga sudah sampai ke DPP, bahkan Ketum juga mengirimkan karangan bunga," katanya.
Saeful melanjutkan, pihaknya merasa kehilangan dengan kematian MM yang begitu tragis.
"Prihatin, almarhum meninggalkan seorang anak yang masih kelas 1 SD. Anak almarhum akan mendapat beasiswa pendidikan dari DPC sampai sekolahnya selesai," katanya.
Selain itu, rumah peninggalan MM akan didorong untuk mendapat bantuan Rutilahu dari Fraksi Partai Demokrat.
Baca Juga: Unsur Mistis di Balik Pemilihan Nomor Punggung 66 Daisuke Sato di Persib
Terkait masalah hukum, DPC Demokrat Kabupaten Bandung juga telah menyiapkan pengacara yang akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas sehingga tersangka bisa dihukum dengan seadil-adilnya.
"Lawyer dari kami akan mengawal kasus ini sampai di pengadilan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, MM dianiaya oleh dua orang di rumahnya sendiri. Diduga kasus pembunuhan ini bermotif dendam lama.
Tag
Berita Terkait
-
Umuh Muchtar Ungkap Top Skor Persija Tertarik Gabung Persib
-
Persib Bandung Disanksi Komdis PSSI Jelang Penentuan Gelar Super League
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
-
Tak Mau Imbang, Adam Alis Ingin Persib Bandung Menang atas Persijap
-
Borneo FC Gagal Menang di Markas Persijap, Fabio Lefundes: Peluang Juara Belum Berakhir
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Daftar Lengkap 5 Kapolda Baru yang Resmi Dilantik Kapolri Hari Ini
-
Isu Nama Jawa Barat Diganti Jadi 'Tatar Sunda' Viral, Pemprov Beri Penjelasan