SuaraJabar.id - Kawasan Pangandaran, Jawa Barat pada Sabtu (16/6/2022) dua kali diguncang gempa.
Gempa pertama pada pukul 21:41 WIB dengan kekuatan 4,4 magnitudo. Lokasi gempa pertama tercatat menurut data BMKG berada di laut 97 km BaratDaya Pangandaran.
Dari data BMKG, gempa pertama dirasakan II - III Tasikmalaya. Sedangkan untuk gempa kedua terjadi pada pukul 22:05 WIB dengan kekuatan lebih besar yakni 4,9 magnitudo.
Lokasi gempa kedua tercatat di laut 84 km BaratDaya Pangandaran. Di gempa kedua, getara gempa dirasakan di daerah Ciamis, Garut sampai Tasikmalaya.
Baca Juga: Pangandaran Dilanda Gempa, Tidak Berpotensi Tsunami
Sementara itu, mengutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, Fauzi (40 tahun), warga Kampung Cilangla, Desa dan Kecamatan Cireunghas, merasakan saat Gempa terjadi,
"lagi tiduran terasa. Tapi satu getaran saja beberapa detik, kirain anak saya bangun," ujarnya.
Sementara warga Perumahan Cibeureum, Kelurahan Babakan, Kota Sukabumi juga merasakan getaran yang sama.
"Lagi makan ada getaran tapi sebentar, kerasa ini mah gempa," kata Awan.
Hal yang sama juga dilaporkan warga kampung Balekambang Desa Balekambang Kecamatan Kalibunder. Purnama Salam menyebut getaran dari Gempa cukup kuat.
Baca Juga: Pangandaran Dilanda Gempa, Tidak Berpotensi Tsunami
Purnama Salam saat itu sedang mengerjakan tugas sekolah menggunakan laptop.
"Kaget melihat lemari bergetar, dan dingding rumah terasa bergetar. Saya juga merasakan getaran lumayan terasa, sampai berdiri mau keluar tapi keburu hilang,"
Berita Terkait
-
Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar
-
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
-
Konvoi Palang Merah China Ditembaki, Menlu Pastikan Bantuan Indonesia Tetap Sampai ke Myanmar
-
Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar