SuaraJabar.id - The Panturas akan menggelar showcase bertajuk "Wahana Ombak Banyu Asmara" di Kota Bandung pada Sabtu, 23 Juli 2022.
Gitaris The Panturas Rizal Taufik mengatakan, showcase yang digelar usai mereka merilis album tersebut juga bakal digelar di Yogyakarta dan Jakarta.
"Showcase itu sebagai bentuk sebagai bentuk apresiasi kita buat teman-teman dan pendengar musik kita selama ini yang datang dari berbagai kota," kata Rizal Taufik, Rabu (20/7/2022).
"Juga dari showcase ini, diharapkan semua lagu-lagu yang ada di dalam album 'Ombak Banyu Asmara' bisa tervisualisasikan dengan baik ketika ditampilkan di showcase nanti," tambahnya.
Showcase The Panturas akan digelar di Bandung pada 23 Juli, Yogyakarta pada 31 Juli dan Jakarta pada 6 Agustus mendatang. Gelaran di kota Bandung juga akan turut menghadirkan Arina & Riko (Mocca), Rekti (The SIGIT), Adipati (The Kuda), serta Leipzig dan CJ1000.
Di tahun 2018 lalu, The Panturas juga sempat menggelar showcase bertajuk "Pesta Mabuk Laut" di Bandung dan Jakarta. Di tahun ini, sesuai dengan tajuk dari acara tersebut, The Panturas ingin menyajikan wahana tempat bermain untuk para penggemarnya.
"Sesuai dengan nama acaranya, showcase nanti tuh pengin jadi kayak fasilitator kebahagiaan yang nonton. Kayak wahana tempat bermain di pasar malam lah. Semuanya bisa senang-senang dengan cara sendiri di satu lokasi yang sama lewat musik yang kita mainin," kata Bagus 'Gogon' Patria selaku bassist The Panturas.
Tak hanya dari segi produksi teknis, The Panturas pun menjamin bahwa Wahana Ombak Banyu Asmara akan menawarkan konsep pertunjukan dan pengisi acara yang lebih menarik di setiap kotanya.
“Kalau biasanya pas The Panturas manggung ada sekitar lima atau enam orang yang ada di panggung, di showcase nanti bakal ada minimal sebelas orang di atas panggung yang main,” papar Gogon.
Baca Juga: Leonard Tupamahu Berpeluang Absen Saat Bali United Lawan Persija di Laga Pembuka Liga 1
Melalui paparan mereka perihal konsep jajaran kolaborator dan format penampilan The Panturas di Wahana Ombak Banyu Asmara nanti, The Panturas pun tak menampik bahwa dari sisi konsep kurasi lagu yang akan dimainkan pun turut dipikirkan dengan seksama guna menampilkan yang terbaik nanti.
“Kurang lebih nanti bakal ada 27 lagu yang dimainin pas showcase. Itu udah termasuk semua lagu yang ada di katalog rilisan kita dan beberapa lagu cover. Biar makin seru,” tutup Kuya selaku drummer The Panturas. [Antara]
Berita Terkait
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Disekap dan Diintimidasi di THM Maumere, 12 Korban TPPO Asal Jabar Akhirnya Pulang
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi