SuaraJabar.id - Sebuah mobil jenis Suzuki Katana menjadi sasaran pengejaran Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota pada inggu (31/7/2022) dini hari lalu.
Tak main-main, pengejaran berlangsung dari wilayah Kota Tasikmalaya hingga Sancang Kabupaten Garut.
Mobil tersebut diduga menyerempet dua motor yang dinaiki empat pemuda di Jalan Bantar Kota Tasikmalaya. Pemotor terjatuh dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Kejadiannya sekira pukul 03.30 WIB, diduga korban mengalami tabrak lari. Salah seorang korban mengalami patah tulang, sisanya selamat.”
“Kita langsung melakukan pengejaran,” ucap Kepala Tim (Katim) Maung Galunggung, Ipda Ipan Faisal.
Berdasarkan keterangan para saksi, mobil tersebut melaju dari arah Jalan Juanda. Tak jauh dari persimpangan pemakaman Cieunteung, mobil menyerempet motor.
“Pelaku terkapar, kebetulan tim tak jauh dari lokasi kecelakaan. Lalu mobil kabur ke arah Gunung Sabeulah dan tancap gas ke arah Kawalu,” jelasnya.
Pengejaran tersebut berlangsung hingga lebih dari 100 km hingga kawasan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.
Pada akhirnya di daerah Sancang Kabupaten Garut berhasil diamankan tim bentukan Polres Tasikmalaya Kota tersebut.
Baca Juga: The Spy: Undercover Operation, Aksi Spionase Suami Takut Istri
Kanit Gakum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Zezen Zaenal M mengatakan, sudah menerima pelimpahan dugaan kasus tabrak lari dari Tim Maung Galunggung.
“Pengemudi dan kendaraannya berhasil diamankan. Kita sudah menerima pelimpahan kasusnya,” jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Modal Rp50 Jutaan Bisa Tampil Gagah? Ini Pilihan SUV Bekas yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
Tak Takut Film Action Gagal, Nico Rosto Siapkan Ramuan Khusus untuk Film Jangan Seperti Bapak
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
-
Menteri PPPA Tegaskan Kasus 'Sewa Pacar' di Tasikmalaya Bukan Hiburan, Tapi Child Grooming
-
Apel Akbar Guru Honorer, 2.900 Guru Madrasah Desak Status PPPK
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi