SuaraJabar.id - Dusun Citaman, Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis memiliki memiliki mata air yang punya keunikan tersendiri.
Mata airt tersebut bernama Cidehem. Dari penuturan warga di sekitar lokasi, mata air tersebut tak pernah surut meski pada musim kemarau.
Yang lebih unik lagi, air di mata air itu bakal mengeluarkan belembung seperti aair mendidih jika ada orang yang berdehem di dekatnya.
Atong sesepuh Dusun Citaman mengatakan, sumber mata air tersebut sebagai salah satu situs bersejarah.
Pasalnya, kata Atong, selain merupakan peninggalan salah satu penyebar agama Islam yang bernama Syekh Abdul Manaf, juga sebagai tempat mandi para raja.
“Ada juga yang menyebut peninggalan Eyang Jagad Nata Tirta Sukma yang merupakan orang pertama yang berada di tatar Sunda,” ujarnnya belum lama ini.
Atong menjelaskan, keunikan sumber mata air tersebut selain airnya jernih, juga tidak pernah surut meski kemarau panjang.
Selain itu, apa bila ada orang yang berdehem, maka dari dasar sumber mata air akan mengeluarkan gelembung layaknya air mendidih. Sehingga lumpur maupun pasir akan menyembur.
Adanya keunikan di sumber mata air itu, kini wisatawan lokal sudah mulai berdatangan, bahkan dari Dinas Pariwisata Ciamis juga sempat berkunjung ke lokasi tersebut.
Baca Juga: Gabutnya Kreatif! Pemilik Mobil Boks Ini Pasang Suara Pengingat Lampu Sein
Karena itu, ia harap dengan adanya kunjungan dari unsur pemerintah bisa berdampak baik, terutama dapat memberikan bantuan anggaran untuk pengembangan.
“Apalagi mata air Cidehem ini memiliki potensi wisata yang sangat besar, terlebih di sekitarnya ada bumi perkemahan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Didakwa Hina Suku Sunda, Resbob Terancam 4 Tahun Penjara
-
Ngabuburit: Budaya Menunggu Buka Puasa yang Melegenda dari Tanah Sunda
-
Berkah Ramadan di Masjid Agung Sunda Kelapa: Cerita Pedagang Gorengan Mengais Rezeki Demi Mudik
-
Menjelang Berbuka, Warga Ramai Berburu Takjil di Masjid Agung Sunda Kelapa Menteng
-
Tradisi Unik Imlek yang Cuma Ada di Indonesia!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa