SuaraJabar.id - Seorang perempuan membeberkan kondisi di kampungnya di mana ibu-ibu di sana mewajarkan suami lakukan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.
Cerita itu menjadi viral usai diunggah kembali oleh akun @igtainmenttt di jejaring media sosial Instagram.
"Bun cerita dikit ea sakit hati saya denger para orang tua sama ibu-ibu di kampung suami saya bun," tulis si wanita dikutip SuaraJabar.id, Sabtu (06/08/2022).
Pasalnya, orang tua dan para ibu-ibu di sana mewajarkan ada seorang istri yang selalu dipukul oleh suami.
Para orang tua dan ibu-ibu dikabarkan malah biasa saja mendengar perlakuan tersebut terjadi di sekitar mereka.
Tak hanya itu, mereka tak menyalahkan pihak lelaki atau suami yang melakukan KDRT.
"Eh giliran seorang istri melapor ke polisi mereka bilang namanya juga wanita yang sudah dibayar. Wajar suami mukul itu hak suami katanya," ungkap si wanita.
Ibu-ibu bahkan menyalahkan pihak istri dan berkata tak pantas wanita melaporkan hal tersebut ke polisi.
"Katanya nggak pantes seorang istri ngelapor kalau dipukul seberat apapun gitu katanya bun. Ih gimana nggak benci tua-tua susah adil," pungkasnya.
Baca Juga: Cegah KDRT Warganya, Pemkot Jogja Siapkan Aplikasi Sila Eling
Sejumlah warganet pun meninggalkan beragam tanggapan di kolom komentar.
Kebanyakan dari mereka, mengaku ikut kesal dan tak setuju dengan pernyataan ibu-ibu tersebut.
"Berarti yang ngomong kayak gitu pukulan adalah makanan sehari-hari mereka. Kasihan ya sampai pola pikirnya seperti itu. Mereka menganggap diri mereka sudah tidak ada harganya," tulis @crw***.
"Pisah aja kak kalau udah pasangan main tangan. Itu bukan khilaf. itu penyakit," ungkap @retno***.
"Waduh itu ibu-ibu dipukulin juga nggak sih sama suaminya? Apa ibu-ibunya penyuka BD**?" imbuh @syifa***.
"Daerah mana nih? ko warganya gob**," komentar @mifta***.
Berita Terkait
-
Cegah KDRT Warganya, Pemkot Jogja Siapkan Aplikasi Sila Eling
-
Sentil Cewek Diduga Selingkuhan Jonathan Frizzy, Dhena Devanka Umbar Bukti Jadi Korban KDRT
-
Cerita Korban di Balik Upaya Revisi UU ITE: Korban KDRT Malah Jadi Tersangka UU ITE
-
Satpam Ini Berusaha Bantu Penghuni Apartemen yang Diduga Alami KDRT, Aksinya Malah Kena Hujatan
-
Dulu Jadi Korban KDRT, Vinessa Inez Bersyukur Kini Jadi Janda Kaya
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Uji Materi UU Pers oleh Iwakum Dikabulkan, MK Cegah Kriminalisasi Wartawan
-
Haram Pertahankan Koruptor! Puluhan Kiai Muda NU Desak PBNU Pecat Gus Yaqut dan Kader Tersangka KPK
-
Tenda Putih Terpasang di Bogor, Keluarga Pramugari Esther Aprilita Pasrah Menanti Kabar dari Maros
-
Update Tragedi Tambang Pongkor, PT Antam Gandeng Aparat Selidiki Penyebab Asap Maut
-
Dilamar Partai Gema Bangsa, Sudirman Said: Tema Desentralisasi Politik Sangat Tepat