SuaraJabar.id - Video aksi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menggelar razia di sejumlah hotel dan mengamankan perempuan yang diduga pelaku prostitusi online dan pasangan di luar nikah malah panen hujatan dari netizen.
Aksi Satpol PP itu terlihat dalam video yang diunggah akun Instagram @infobandungkota pada Kamis (11/8/2022) malam.
"Petugas mengamankan sebanyak 12 orang dari 12 itu terdiri dari pasangan bukan suami istri dan 4 pemilik usaha." tulis keterangan video.
Aksi Satpol PP dalam video itu mengundang beragam reaksi dari netizen. Ada yang menebak jika perempuan yang terjaring adalah mereka yang biasa menawarkan jasa di aplikasi MiChat.
Ada juga yang mempertanyakan urgensi kegiatan itu lantaran masih banyak persoalan sosial dan kriminal yang lebih urgent ditangani ketimbang prostitusi.
"Yg gini giat , yg ngawasin begal ga ada," tulis pemilik akun ******_bagstore.
"Kerja yang bagus, sekarang petugas gabungannya mending tangkap maling, begal, dan gerombolan orang yang lempar batu ke kaca mobil atau yang meresahkan pengguna jalan lainnya," timpal @alifmulj****.
Sementara itu dikutip dari Jabarnews.com--jejaring Suara.com, Operasi menyasar 6 titik hotel dan panti pijat serta refleksi.
Dalam operasi tersebut terjaring 12 orang. Para terjaring diindikasi melanggar Perda No. 9 Tahun 2019 tentang asusila.
Baca Juga: Jamu PSIS, Persib Bandung Siap Tempur Habis-habisan Demi Rebut 3 Poin Penuh
“Kalau dalam pemeriksaan didapati pelanggar, maka Jumat 12 Agustus akan menjalani sidang tipiring on the road,” kata Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi, Jumat (11/8/2022).
Idris menjelaskan, ke-12 terjaring berasal dari latar belakang berbeda. Mulai dari terduga transaksi prostitusi online, hingga pasangan yang disinyalir bukan suami istri namun berada di hotel.
Sejumlah alat bukti diamankan oleh Satpol PP Kota Bandung. Hari ini, Jumat (12/8/2022), sidang tindak pidana ringan (tipiring) digelar di lapangan Kecamatan Andir, Kota Bandung pada 13.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Miris, 2 Gadis di Bawah Umur di Pontianak Disetubuhi Lalu Dijual Melalui MiChat
-
Herdin Diperas Cewek STW MiChat, Sidangnya Bikin Ketawa, Hakim: Emang Kau Santan Diperas-peras?
-
Terpopuler: Terapis MiChat Tewas Dibunuh Pelanggan, Video Viral Anggota Dewan Garut Ngamuk
-
Pembunuhan Gadis MiChat di Senen Jakpus, Pelaku Sempat Bawa Kabur Perhiasan dan HP Milik Korban
-
Tak Puas Sudah Bayar Rp500 Ribu Tapi Cuma Dilayani 20 Menit, Gadis MiChat Dibunuh Pelanggan Pakai Tali Kasur Hotel
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
5 Fakta Mencengangkan di Balik Penetapan Tersangka Ustaz Syekh Ahmad Al Misry
-
Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
-
426.000 Agen Mekaar, Bukti Nyata Ekspansi Layanan Keuangan BRI Group
-
Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus