Aksi pria curi HP pegawai di kedai. (Instagram/infotangerang.id)
"Copet sekarang rapi-rapi ya. Menyesuaikan kemajuan jaman ternyata," tulis @gamis***.
"Rapih-rapih jadi maling, gobl**," imbuh @moh***.
"Maling sekarang pakaiannya rapi-rapi yah," timpal @imam***.
"Tampang bos kelakuan tukang maling," komentar @dens***.
"Tampilan oke, attitude gembel," ungkap @boha***.
Saat artikel ini disusun, unggahan telah ditonton lebih dari 84,3 ribu kali tayangan dan 344 komentar.
Berita Terkait
-
Tips Memilih HP Sesuai Kebutuhan, Agar Tidak Menyesal
-
3 Langkah Gampang Cara Cek Kuota Telkomsel Lewat HP
-
Cara Memilih HP Sesuai Kebutuhan agar Tidak Menyesal!
-
Video Viral Emak-emak Tolak Bayar Paket COD, Pukul Kurir hingga HP Jatuh
-
Usai Karaoke dengan Pria Tak Dikenal, 2 HP Cewek di Berebas Tengah Raib, Korban Minta Bantuan Netizen
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar
-
Tipu Korban Rp2 Miliar Pakai Cek Kosong, Berkas Rio Delgado Hassan Resmi Dilimpahkan ke Kejati Jabar
-
Pabrik di Tangerang Klarifikasi Isu Pencemaran: Ada Dugaan Pemerasan?