SuaraJabar.id - Momen perpisahan rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sampai diantar warga satu kampung tengah menjadi sorotan dan viral.
Klip tersebut diunggah kembali oleh akun @yogyakarta.keras di jejaring media sosial Instagram.
Rekaman video tersebut memperlihatkan sejumlah mahasiswa KKN yang hendak menaiki pesawat di bandara.
Akan tetapi ada pemandangan tak biasa yang membuat siapa saja terharu saat momen perpisahan tersebut.
Betapa tidak, seluruh warga satu kampung ikut mengantarkan mereka ke bandara.
Warga sekampung itu terlihat begitu ramai dan memenuhi wilayah tersebut.
Terlihat, warga berada di luar pagar kawasan bandara menyaksikan rombongan mahasiswa tersebut berjalan untuk kembali.
Menurut keterangan, mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) itu telah memberikan pengaruh positif pada warga kampung tersebut.
"Berpengaruh positif, KKN UGM ini sampai diantar sekampung waktu perpisahan," tulis keterangan dikutip SuaraJabar.id, Senin (15/08/2022).
Baca Juga: Menjanjikan! Inilah 3 Rekomendasi Pekerjaan Freelance untuk Mahasiswa
Sementara itu, para mahasiswa KKN itu berjalan ke pesawat sambil melambaikan tangan ke para warga.
Salah satu warganet yang mengaku menjadi warga daerah tersebut, mengungkapkan bahwa mahasiswa KKN UGM angkatan sebelumnya selalu diantar oleh masyarakat sekampung.
"Di daerahku ini min heheh KKN UGM angkatan sebelumnya juga selalu diantar sekampung sampai ke bandara atau pelabuhan hehe," ungkap @tilly***.
Sayangnya, tak ada keterangan soal lokasi KKN mahasiswa UGM tersebut.
Rekaman video tersebut sontak mencuri atensi warganet hingga menuai beragam tanggapan di kolom komentar.
"Ini yang muda yang berprestasi, yang patut di apresiasi yang saling berbagi ilmu pengetahuan dengan warga lokal yang butuh bantuan. Seneng banget liat yang beginian," tulis @prince***.
Berita Terkait
-
Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Desa Cilengkrang Melalui KKN Tematik UPI
-
Waspada PMK! Mahasiswa KKN Undip Menjawab Keresahan dengan Penyuluhan
-
Tiba di Jepang, Mahasiswa KKN Internasional UIN Syarif Hidayatullah Disambut Atdikbud Tokyo
-
KKN UPI Bantu Atasi Polusi Udara di Desa Tegal Sumedang
-
Jumlah Penonton Pengabdi Setan 2 Pecahkan Rekor KKN di Desa Penari
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli
-
Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan