SuaraJabar.id - Aksi pengeroyokan yang melibatkan sekelompok pelajar kembali terjadi. Kali ini pengeroyokan tersebut dilaporkan terjadi di Bogor dengan seorang wanita menjadi korbannya.
Adegan mengerikan itulah yang tergambar dalam video yang diunggah akun Instagram @pojok_bogor. Melansir keterangan di kolom caption-nya, pengeroyokan tersebut terjadi tidak jauh dari Hotel Mirah.
Tak ada keterangan lebih pasti mengenai motif pengeroyokan tersebut. Namun barang-barang berharga korban dilaporkan disikat oleh pelaku pengeroyokan tersebut.
"Seorang wanita menjadi korban pengeroyokan di Bogor tak jauh dari lokasi Hotel Mirah," tulis @pojok_bogor, dikutip SuaraJabar.id, Selasa (16/8/2022). "Barang berharga miliknya digasak pada Minggu malam (14/8/2022)."
Video yang semula tampak diunggah oleh Ayu Rosalinda itu memperlihatkan suasana mencekam pada suatu malam. Meski tak terlalu jelas, sepertinya sejumlah besar pelajar sedang terlibat keributan dengan korbannya.
Warganet tentu langsung bereaksi keras terhadap pengeroyokan yang terjadi di video tersebut. Bukan cuma mengecam pelakunya, warganet juga menyayangkan daerah Bogor yang dinilai jadi tidak aman lagi.
"Bogor teu aman," komentar warganet.
"Usut tuntas, tangkap pelaku, biar ada efek jera," tegas warganet.
"Jangan damai-damai atau karena masih di bawah umur, bisa bantu info cari pelaku pelakunya juga," kata warganet.
Baca Juga: Gelak Tawa Pecah Saat Bobby Nasution Bertanya 5 Nama Hewan, Bocah di Medan: Ayam, Bebek, Goreng !
"Oh ternyata saya tinggal di kota yang sudah tidak layak ditempatkan dan sudah tidak aman lagi," kecam warganet.
"Kalau memang pelakunya pelajar, @satgas_pelajar_kota_bogor harusnya bergerak nih, lakukan patroli. Tidak hanya dijam sekolah," timpal warganet lainnya.
Sanksi Pidana untuk Pelaku Pengeroyokan
Melansir yuridis.id, Pasal 170 KUHP mengatur sanksi untuk pelaku pengeroyokan. Tak main-main, pelakunya bahkan bisa dipenjara sampai 5,5 tahun apabila terbukti melakukan kekerasan secara bersama-sama.
Bahkan lama hukuman ini bisa lebih panjang lagi apabila korban pengeroyokan mengalami beberapa situasi berikut ini:
- Pelaku dipenjara selama-lamanya 7 tahun, jika dengan sengaja merusakkan barang atau jika kekerasan yang dilakukan menyebabkan sesuatu luka (KUHP 406 s, 412).
- Pelaku dipenjara selama-lamanya 9 tahun, jika kekerasan menyebabkan luka berat pada tubuh (KUHP 90)
- Pelaku dipenjara selama-lamanya 12 tahun, jika kekerasan itu menyebabkan seseorang meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Video Viral Preman Naik ke Kap Mobil, Sopir Terus Melaju hingga Markas TNI, Publik: Siap-siap Diselang
-
Guru Beri Tugas Lengkapi Bagian Wajah, Hasil Siswa Ini Bikin Geleng Kepala
-
Video Viral Tiga Cewek Berjilab Asyik Joget di Panggung, Petir Menyambar
-
Video Viral Bikin Terenyuh, Pebecak Tua Kelaparan hingga Susah Berdiri Nangis saat Dikasih Makan
-
Kronologi Lengkap Kasus Perempuan Bergaya Sosialita Pencuri Cokelat Alfamart, Kini Nangis Minta Maaf di Polres Tangsel
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026