SuaraJabar.id - Mahasiswa di Kota Bandung menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi jenis solar dan Pertalite. Menggunakan topeng dan membawa sejumlah spanduk penolakan, mereka turun ke jalan menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi pada rabu (31/8/2022) malam.
Mahasiswa tersebut diketahui tergabung dalam oros Revolusi Mahasiswa Bandung (PRMB).
Sejumlah poster di antaranya bertuliskan "Hitungan Jam BBM Naik, Hitungan Jam Juga Rakyat Menjerit". Ada juga poster lain, "Rezim Jokowi Bikin Rudet, Masyarakat Papuket".
Bharada Richard Eliezer atau Bharada E disebut mengalami rauma saat masuk tempat kejadian perkara (TKP) rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta saat reka ulang pembunuhan Brigadir J.
Hal itu diungkapkan Koordinator tim kuasa Bharada E, Ronny Talapessy saat dikonfirmasi pada Rabu (31/8/2022).
"Posisinya beliau ketika masuk rumah Duren Tiga kemarin agak trauma tetapi semoga hari ini lebih baik," kata Ronny.
1. Bharada E Trauma Masuk TKP Rumah Dinas Ferdy Sambo, Pengacara: Mengingatkan saat Disuruh Tembak Rekan Sendiri
Bharada Richard Eliezer atau Bharada E disebut mengalami rauma saat masuk tempat kejadian perkara (TKP) rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta saat reka ulang pembunuhan Brigadir J.
Hal itu diungkapkan Koordinator tim kuasa Bharada E, Ronny Talapessy saat dikonfirmasi pada Rabu (31/8/2022).
Baca Juga: Menyakitkan! Detik-detik Penyidik Suruh Wartawan Bicara dengan Pohon saat Mau Diwawancarai
2. Orang-orang Bertopeng Turun ke Jalan di Malam Hari Bentangkan Spanduk "Rezim Jokowi Bikin Rudet, Masyarakat Papuket"
Mahasiswa di Kota Bandung menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi jenis solar dan Pertalite. Menggunakan topeng dan membawa sejumlah spanduk penolakan, mereka turun ke jalan menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi pada rabu (31/8/2022) malam.
Mahasiswa tersebut diketahui tergabung dalam oros Revolusi Mahasiswa Bandung (PRMB).
3. Tak Mau Kecelakaan Maut Bekasi Terulang, Ridwan Kamil Minta Perusahaan Cek Kelaikan Armada Berukuran Besar
Tag
Berita Terkait
-
Menyakitkan! Detik-detik Penyidik Suruh Wartawan Bicara dengan Pohon saat Mau Diwawancarai
-
Terpopuler: Polisi Tangkap Lima Pelaku Penimbun BBM, Tak Terima Anak Dituduh Mencuri, Seorang Ayah Bacok Warga
-
Dicap Radikal Oleh Pemerintah Singapura, UAS: Tonton Saja Video A-Z, Jangan Tonton Potongan
-
Seorang Pemuda Hendak Jadi Juru Parkir Diusir Karyawan Minimarket Tuai Pro Kontra
-
Bharada E Tertekan, Kuat Ma'ruf Tertawa Ngakak Saat Reka Ulang, Publik: Seneng Ikut Syuting Film Sambo
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terkini
-
Limbangan-Malangbong Padat: Ribuan Pemudik Terjebak Macet, Jalur Tikus Jadi Pilihan Terakhir
-
BPKB Masih 'Sekolah' di Bank? Tenang, Ini Cara Tetap Dapat Diskon Pajak Kendaraan di Jabar
-
Pagar Betis di Gerbang Pangandaran: Satpol PP Halau Serbuan Pedagang Musiman di Libur Lebaran
-
Tragedi Subuh di Nagreg: Kisah Pilu Pemudik Ciamis yang Tak Sampai Tujuan
-
Maut di Balik Sepasang Sandal: Kisah Tragis Ayub yang Terseret Arus Sungai Citanduy Berakhir