SuaraJabar.id - Para pengemudi ojek online atau ojol di Cirebon, Jawa Barat hari ini, Rabu 7 September 2022 turun ke jalan untuk menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Dari video yang diunggah akun Instagram @infojawabarat, terlihat ratusan pengemudi ojol menggelar aksi unjuk rasa dengan dijaga ketat para aparat kepolisian.
"Para pengemudi ojek online atau ojol di Cirebon, Jawa Barat, menggelar aksi demonstrasi tolak kenaikan harga BBM, Rabu, 7 September 2022," tulis caption pada unggahan video tersebut.
Aksi demonstrasi tolak kenaikan harga BBM oleh pengemudi ojol di Cirebon digelar di depan Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.
Baca Juga: Tarif Ojol Naik, Catat Besarannya!
Sebelum menjalankan aksinya, para pengemudi ojol ini berkumpul di lokasi yang menjadi titik kumpul, salah satunya di Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sebelum kemudian akan bergerak ke lokasi demonstrasi tolak kenaikan harga BBM.
Aksi unjuk rasa pengemudi ojol pada hari ini bertepatan dengan kebijakan dari Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno untuk menaikkan tarif ojol per 10 September mendatang.
Tarif baru ojol itu telah dituangkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.
Cirebon dari rincian tarif baru ojol ini masuk dalam zona I yang meliputi Sumatera dan Jawa (kecuali Jabodetabek).
Berikut rincian tarif baru di tiga zona wilayah:
Baca Juga: Driver Ojol Curhat pada Ganjar Pranowo Imbas Harga BBM Naik
Zona I meliputi Sumatra, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali: Rp 1.850 – Rp 2.300 per kilometer (km). Biaya jasa minimal Rp 9.250 – Rp 11.500. Minimal Rp.8.000 - Rp10.000
Zona II meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek): Rp2.600 per km – Rp 2.700 per km. Biaya jasa minimal Rp 13.000 – Rp 13.500. Minimal Rp10.200 - Rp11.200
Zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku dan Papua: Rp 2.100 – Rp 2.600 per km. Biaya jasa minimal Rp 10.500 – Rp 13.000. Minimal Rp9.200 - Rp11.000
Berita Terkait
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Lisa Mariana Akui Perbuatannya dengan Ridwan Kamil Salah: Tapi Saya Gak Pernah Hubungi Duluan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar