Scroll untuk membaca artikel
Galih Prasetyo
Kamis, 22 September 2022 | 06:00 WIB
Petani tomat di Pangalengan menyortir hasil panen untuk didistribusikan, Selasa (20/9/2022). (Suara.com/M Dikdik RA)

Sebelumnya, pada Minggu (18/9) lalu, keluhan yang sama juga datang dari petani sayur di wilayah Rancabali melalui unggahan video yang beredar luas di media sosial.

Bahkan, dalam video itu memperlihatkan beberapa petani memilih untuk merusak tanaman sayuran mereka yang siap panen. Hal itu bentuk kekecewaan anjloknya harga jual sayur di pasaran.

Kontributor : M Dikdik RA

Baca Juga: Out of The Box! Soroti Demo Kenaikan Harga BBM, Petani Sentil PKS dan Mahasiswa: Turunkan Harga Pupuk

Load More