SuaraJabar.id - Petugas posko darurat penanganan banjir Sungai Cikaso Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi "disambut" penampakan Euis, buaya muara Sungai Cikaso saat akan menyampaikan bantuan ke warga terdampak banjir, Senin (26/9/2022).
Euis terlihat tengah berjemur di sisi Sungai Cikaso. Buaya muara itu dinamai Euis lantaran memiliki ukuran paling besar di antara buaya lainnya yang ada di Sungai Cikaso.
Pertemuan dengan Euis ini diceritakan oleh para petugas posko darurat penanganan banjir banjir Sungai Cikaso Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.
Saat itu petugas tengah menyusuri Sungai Cikaso untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di kedusunan Kadudahung.
"Untuk mencapai kedusunan itu lebih muda naik perahu. Tadi petugas berangkat dari dermaga menuju Kadudahung membawa bantuan untuk korban bencana banjir pada Jumat malam pekan lalu," kata Kepala Desa Cibitung, Iji Pahrudin.
Saat melintas kawasan Batudua, mereka melihat Euis tengah berjemur di pinggir sungai. buaya muara penghuni batudua Sungai Cikaso yang melegenda, berukuran besar dengan panjang lebih dari lebih 4 meter.
Momen ini diabadikan oleh petugas yang berada di perahui. Dalam video singkat itu tampak para petugas cukup gembira mengetahui Euis selamat dari amukan banjir Sungai Cikaso.
"Petugas ketemu Euis, ditempat biasa, di Batudua sebelum Kedusunan Kadudahung, sekitar pukul 13.30 WIB. Tak lama setelah perahu melintas, Euis kemudian kembali masuk ke sungai," ujarnya.
Kedusunan Kadudahung sendiri cukup terdampak dari banjir sungai Cikaso. Data desa menyebut sedikitnya 43 kepala keluarga terdampak bencana, kurang lebih sekitar 125 jiwa.
Baca Juga: Bobol ATM Senilai Rp1,9 Miliar, 2 Pria di Sukabumi Diamankan Polisi, Satu Orang Masih Buron
Berita Terkait
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja
-
Sirene di Tepi Kali: Ketika Warga Pondok Labu Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir Sendiri
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Polres Garut Sita Ribuan Butir Obat Keras Ilegal, Seorang Pria Asal Aceh Ditangkap
-
Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual