SuaraJabar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan situasi cuaca di kota-kota besar di Indonesia diguyur hujan berskala ringan hingga sedang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir di wilayah Bandung. Cuaca di wilayah Jakarta dan Surabaya diperkirakan berawan.
Sementara, di Jakarta, wilayah Sumatera diperkirakan hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Lampung, Pangkalpinang, Palembang, dan Jambi. Sedangkan pada wilayah Pekanbaru diperkirakan hujan disertai dengan petir
Situasi cuaca di wilayah Tanjungpinang diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Waspadai potensi hujan disertai dengan petir di wilayah Padang. Prakiraan cuaca wilayah Aceh cuaca didominasi cerah berawan.
Baca Juga: Waspada Cuaca Buruk Tiga Hari ke Depan, Bupati Lebak Wanti-wanti Soal Ini
Situasi cuaca di wilayah Jawa diperkirakan hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Serang. Sedangkan hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di wilayah Semarang dan Yogyakarta.
Prakiraan cuaca di wilayah Bali dan Nusa Tenggara akan turun hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Denpasar dan Mataram. Sedangkan hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di wilayah Kupang.
Pulau Kalimantan diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Palangkaraya, Banjarmasin, dan Tanjung Selor. Sedangkan hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di wilayah Samarinda.
Waspadai potensi hujan disertai petir bagi masyarakat yang berada di wilayah Pontianak.
Prakiraan cuaca di Sulawesi didominasi hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Manado, Gorontalo, Mamuju, Makassar, dan Kendari. Sedangkan pada wilayah Palu, cuaca diprakirakan berawan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat, Rabu 12 Oktober 2022
Prakiraan cuaca di wilayah timur Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Ternate, Manokwari, dan Jayapura. Sedangkan wilayah Ambon diprakirakan hujan disertai dengan petir.
BMKG mendeteksi bibit siklon tropis 94 W berada di Laut China Selatan yang menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi di Laut China Selatan, Samudra Hindia Barat Banten dari Lampung, Jambi, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi, hingga Papua Barat. [ANTARA]
Berita Terkait
-
7 Fakta Menarik Masjid Al Jabbar, Disebut Dibangun Dengan Utang Rp3,4 Triliun
-
Gempa Magnitudo 6,8 Mengguncang Papua Nugini, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar