SuaraJabar.id - Batik khas Cimahi mungkin masih terdengar asing. Namanya jelas kalah pamor di bandingkan daerah penghasil batik seperti Pekalongan, Cirebon, Solo dan daerah lainnya.
Namun siapa sangka berbisnis batik khas Cimahi yang namanya masih terdengar asing membuat Triwanto Wardi (54) bisa cuan ratusan juta setiap bulannya.
Ia membuka sebuah galeri yang dinamakan Lembur Batik yang berada di Jalan Bumi Prima Raya, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
"Jadi memang Cimahi itu sudah punya ciri khas batik, cuma memang belum sepopuler daerah lain," tutur Triwanto kepada Suara.com belum lama ini.
Ia menceritakan, batik khas Kota Cimahi mulai digagas tahun 2009 oleh Atty Suharti, mantan Wali Kota Cimahi periode 2012-2017 yang masih menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Cimahi saat itu.
Ketika itu Pemkot bersama Dekranasda Kota Cimahi ingin mengangkat batik khas Cimahi. Sehingga dikumpulkanlah para toko dan sesepuh untuk merumuskan dan merealisasikan keinginan tersebut.
"Hasilnya diangkatkah 5 motif batik khas Cimahi. Jadi gagasannya dari Pemkot, kita hanya mengembangkan saja," terang Triwanto.
Lima Motif Batik Khas Kota Cimahi
Dari hasil itu terciptalah lima ciri khas batik Kota Cimahi. Yani batik motif singkong, yang merupakan makanan pokok warga Kampung Adat Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
Baca Juga: Muhammadiyah Makassar Akan Berangkatkan 1.000 Penggembira ke Muktamar Muhammadiyah di Solo
Kedua ialah motif Ciawitali, nama daerah di Kota Cimahi yang banyak ditumbuhi rumpun bambu. Ketiga ada motif militer, lantaran Cimahi disebut sebagai Kota Militer yang banyak berdiri pusat pendidikan militer.
Kemudian motif Curug Cimahi, yang merupakan salah satu objek wisata di kawasan Cisarua. Meskipun kini sudah berada di wilayah Bandung Barat, namun objek wisata tersebut masih kerap didatangi warga Cimahi.
Ada juga motif Kujang yang merupakan senjata tradisional khas Jawa Barat. Pada motif ini terdapat dua jenis motif Kujang yang ada pada batik Cimahi, yaitu motif Rereng Kujang dan Kujang Cakra.
Mulai Dikenal dan Menghasilkan Omzet Ratusan Juta Setiap Bulan
Dengan kerja keras, Triwanto terus mengembangkan dan memperkenalkan batik khas Cimahi. Hasilnya, kini batik lokal Cimahi sudah dikenal khususnya di wilayah Jawa Barat.
"Alhamdulillah untuk batik Cimahi di Jawa Barat kita sudah banyak dikenal karena saat asal awal saat launching kita juga undang warga," ujar Triwanto.
Berita Terkait
-
Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi
-
Mark Lee Ungkap Arti Cinta Sejati di Lagu Comeback Solo Terbaru, My Friend
-
Pasang Kuda-kuda, Poros Cikeas dan Solo Mulai Siapkan Posisi Menuju 2029
-
Transisi Hijau Industri Batik, Bagaimana Perlindungan Pekerjanya?
-
Penuh Sensasi! Minho SHINee Unjuk Daya Tarik Kuat Lewat Lagu Make It Hot
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI