SuaraJabar.id - Bencana longsor kembali terjadi di Cadas Pangeran pada Kamis (10/11/2022) sore. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung Sumedang tersendat karena ada meterial longsor berupa pohon bambu yang tumbang ke badan jalan.
Peristiwa longsor ini diketahui dari video stroty Instagram yang diunggah oleh @inimahsumedang.
Dari informasi, bencana longsor tersebut terjadi pada pukul 15.50 WIB.
Hingga saat ini Suarajabar.id masih mencoba menghubungi otoritas setempat untuk mengetahui perkembangan longsir di Cadas Pangeran tersebut.
Sebelumnya bencana longsor juga terjadi di Cadas Pangeran pada 29 Oktober 2022 lalu.
Dua unit minibus rusak berat usai tertimpa batu berukuran besar dari tebing Cadas Pangeran pada Sabtu (29/10/2022. Kedua mobil itu tertimpa batu ketika tengah melaju di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.
Insiden mobil tertimpa batu besar itu diketahui dari unggahan akun Instagram @infojawabarat. Insiden itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB.
Dari informasi, ada sembilan penumpang dua mobil tersebut yang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit dan Klinik Medika.
"Bencana longsor terjadi di Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, menimpa dua kendaraan roda empat yang tengah melintas, Sabtu 29 Oktober 2022 sekitar pukul 15.00 WIB," tulis @infojawabarat.
Baca Juga: Taman Kincir Angin Bukit Pareugreug Sumedang, Tempat Wisata Hits Cocok untuk Healing
Batu besar tersebut jatuh dari ketinggian sekitar 50 meter. Insiden ini menyebabkan Jalan Raya Bandung-Cirebon arah Bandung maupun Cirebon macet total.
Diduga penyebab longsor hingga menyebabkan batu besar jatuh ke jalan dan menimpa mobil adalah tebing yang telah jenuh air.
Berita Terkait
-
Geger! Jasad Pria Membusuk Ditemukan Tergantung di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor
-
Diguyur Hujan Lebat, Jalur Lingkar Utara Jatigede Longsor
-
Mau Matikan CCTV, Wajah Maling Justru Terekam Jelas dan Viral!
-
Lewat PKA dan PKP, Wamendagri Bima Arya Dorong Lahirnya Pemimpin Berkarakter dan Visioner
-
86 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang II
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan