Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Minggu, 13 November 2022 | 18:42 WIB
Suasana produksi di IKM tekstil di Majalaya, Kabupaten Bandung. [Ayobandung.com]

Dengan menurunnya bisnis produk tekstil, berpengaruh besar terhadap produk hulu tekstil seperti tenun dan lainnya.

"Saat ini juga impor produk jadi tekstil membanjiri pasar Indonesia. Ini juga berimbas pada kami," katanya.

Nilai tukar dolar terhadap rupiah juga menjadi masalah tambahan, pasalnya sebagian bahan baku tekstil didapat dari luar negeri, sehingga dengan melemahnya rupiah membuat harga bahan pokok menjadi lebih tinggi.

Dia berharap agar pemerintah segera melakukan langkah-langkah nyata untuk masalah-masalah yang dihadapi oleh pelaku usaha tekstil di Indonesia. Supaya IKM tekstil bisa terus bertahan ditengah gempuran produk impor.

Baca Juga: Setelah Meta, Disney akan Lakukan PHK

Load More