SuaraJabar.id - Dua korban yang ditemukan tewas di Jalan Sudirman, Kota Bandung pada Rabu (16/11/2022) dini hari tiba di rumah duka sekitar pukul 15.30 WIB.
Kedua korban yang diketahui bernama Reza Satria (19) tahun dan Muhammad Galih (22), warga Jalan Pasantren, RT 04/15, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi kediakan korban, korban atas nama Galih tiba lebih dulu yang kemudian disusul korban atas nama Reza. Kedatangan kedua korban yang diduga jadi korban begal itu disambut isak tangis keluarga dan kerabat.
"Intinya keluarga sangat sedih atas yang menimpa anggota keluarga mereka," kata Lurah Cibabat M Faisal saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Varian Baru Covid-19 XXB Ditemukan di Kota Bandung, Dinkes: Tetap Jaga Prokes
Ia membenarkan kedua korban yang meninggal itu adalah warganya yang berasal dari wilayah yang sama. Faisal mengetahui keduanya ditemukan tewas melalui pesan di grup WhatsApp warga.
"Saya baru ada informasi itu tadi pagi di grup WhatsApp warga," ucap Faisal.
Ayi Sopandi, Ketua RT tempat tinggal kedua korban menuturkan dari informasi yang diiterimanya kedua warganya itu meninggal setelah mengalami kecelakaan.
"Saya dapat WA (WhatsApp) dari teman, si itu (korban) kecelakaan ada fotonya. Saya telepon sodaranya ternyata betul (korban adalah warganya). Ada informasi lagi katanya kena pembegalan," ungkap Ayi.
Ayi menuturkan kedua korban yang ditemukan tewas di perbatasan Kota Cimahi dengan Kota Bandung itu dikenal baik. "Warganya baik, terus pendiam. Mereka memang warga saya," ucap Ayi.
Baca Juga: Klaim Pembangunan Papua Sudah Baik, Wapres Maruf: Tapi Masih Banyak PR untuk Kesejahteraan Rakyat
Mulyadi (45) paman dari Muhammad Reza Satria. Ia menerima informasi keponakannya ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan perbatasan Kota Bandung dan Kota Cimahi.
"Iya itu keponakan saya, Muhammad reza Satria. Awalnya itu simpang siur, tapi kemudian terima kabar korbannya itu Eza (panggilan akrab korban) dari Pak RT," tutur Mulyadi.
Keponakannya itu, kata Mulyadi, baru lulus SMA dan sedang mencari pekerjaan. Ia terakhir bertemu dengan korban malam sebelum kejadian.
"Ketemu dengan Eza itu malam sebelum kejadian. Terus nggak tahu ternyata subuh sekitar jam 3 itu keluar diajak temannya," kata Mulyadi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab meninggalnya kedua korban belum bisa dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Saatnya Resign setelah Lebaran?
-
Kabar Duka! Legenda Persebaya Putut Wijanarko Meninggal Dunia
-
Lisa Mariana Kerja Apa? Jengkel Dituduh Rela Bongkar Hubungan dengan RK demi Dapat Endorse
-
Bill Gates Prediksi Profesi Dokter dan Guru Bakal Hilang 10 Tahun Lagi
-
CEK FAKTA: Lowongan Kerja PT Ajinomoto Mendaftar via Tautan di TikTok
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar