SuaraJabar.id - Warga Kota Banjar merasakan getaran gempa bumi yang terjadi pada Minggu (20/11) dinihari WIB.
Gempa dengan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Jawa Barat pada Minggu pukul 01.28 WIB dengan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 24 kilometer dan berjarak 82 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran.
Gempa kuat di Pangandaran ini juga dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat. Getaran gempa dirasakan warga di daerah kota Banjar.
Bima, salah satu warga Kota Banjar mengaku terkejut saat ia sedang bermain handphone tiba-tiba terasa ada goyangan begitu kuat.
Baca Juga: Detik-detik Gempa Guncang Pangandaran Di Pagi Buta, Warga Panik Berhamburan
Bahkan, kata Bima, perabotan yang ada di rak rumahnya berbunyi karena getaran gempa.
“Kaget sekali saya. Kirain apa, ternyata gempa,” ungkapnya mengutip dari Harapanrakyat.com--jaringan Suara.com
“Semoga semua baik-baik saja. Apalagi ini kejadiannya pagi hari sekali,” harapnya.
Getaran gempa bumi dinihari tadi juga dirasakan oleh warga Sukabumi. Salah satu warga di Sukabumi, Dedek Farah juga mengaku getaran gempa ia rasakan. "Gempa lumayan kerasa gede,” ucapnya.
Sementara itu menurut Ahli BMKG, Dr Daryono menjelaskan gempa ini dirasakan luas di seluruh wilayah Jawa Barat dan sekitarnya, khususnya di wilayah pesisir perairan selatan pulau Jawa.
Baca Juga: Gempa Kuat Pangandaran Minggu Dinihari Dirasakan di Bandung hingga Sukabumi, Begini Kata Ahli BMKG
“Dari hasil pemodelan gempa tidak berpotensi tsunami dan monitoring BMKG hingga Minggu pagi tidak menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau hasil aftershock,” tulis Daryono di akun media sosial miliknya.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, masuk kategori gempabumi menengah akibat aktivitas patahan dalam Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber memiliki pergerakan naik (thrust fault),” lanjut Daryono.
Berita Terkait
-
Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara
-
Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar
-
H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir
-
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar