SuaraJabar.id - Zaenal Mustofa (47), pemudik asal Kota Cimahi akhirnya bisa pulang ke kampung halamannya di Magelang, Jawa Tengah menggunakan bus gratis yang disiapkan Pemkot Cimahi.
Dia bersama istri dan dua anaknya diberangkatkan pada Rabu (19/4/2023) dari Pemkot Cimahi beserta 400 pemudik lainnya dengan tujuan Semarang dan Yogyakarta.
"Alhamdulillah bisa mudik lebaran lagi bareng sama ke keluarga. Pastinya seneng bisa mudik gratis," ujar Zaenal.
Bagi dia, program mudik gratis ini sangatlah membantu ditengah perekonomiannya yang sedikit menurun. Sebab ia saat ini belum memiliki pekerjaan lagi usai terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada Oktober 2022.
"Iya kena PHK tahun lalu. Mudah-mudahan ada rezekinya. Yang penting sekarang bisa pulang kampung dulu. Saya memang lumayan lama merantau di Cimahi," katanya.
Penjabat Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan berharap dengan adanya program mudik gratis menggunakan tujuh bus ini bisa meringankan beban masyarakat Kota Cimahi yang mudik ke kampung halamannya masing-masing.
"Sejak tahun lalu disiapkan armadanya untuk mudik gratis, mudah-mudahan membantu masyarakat yang membutuhkan sampai ke kampung halaman. Memang ada seleksi ketat, tadi lihat juga penumpang tidak ada ASN. Jadi memang warga membutuhkan untuk dibantu," katanya.
Ia mengingatkan para pemudik untuk menitipkan keamanan rumah yang ditinggal sementara kepada aparat kewilayahan seperti RT dan RW.
"Pastikan tidak ada elektronik yang menyala untuk menghindari kebakaran. Titipkan rumah kepada tetangga dan RT/RW, kalau perlu beserta kuncinya sehingga bisa dipantau kalau ada apa-apa. Juga jangan lupa jaga kesehatan," imbuk Dikdik.
Baca Juga: Ustaz Khalid Basalamah: Mudik Tapi Jangan Tinggalkan Orang Tua
Dikdik melanjutkan, Pemkot Cimahi memprsilahkan pemudik untuk membawa saudaranya dari kampung ke Kota Cimahi. Seperti diketahui, usai lebaran biasanya perantau baru kerap masuk ke Kota Cimahi dengan berbagai tujuan. Di antaranya untuk mencari pekerjaan.
"Siapa yang larang? tapi tentu saja, administrasi kependudukannya diurus. Sebagai warna negara yang baik kewajiban harus dipenuhi," tuturnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2025? Ini Prediksi dan Jadwal One Way Libur Idul Fitri
-
Mudik Balik Lebaran 2025: Pilih Waktu Tepat, Pulang Jadi Nikmat
-
Libur Lebaran di Solo: Rekomendasi Kolam Renang Keluarga yang Asyik
-
One Way Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Kapan? Cek Jadwalnya di Sini!
-
Isi Waktu Libur Lebaran, Lebih dari 22 Ribu Warga Padati TMII Kamis Ini
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar