SuaraJabar.id - Karena cuaca panas yang terjadi beberapa waktu ini, fenomena tidak biasa terjadi di pesisir Pantai Pangandaran. Warga yang berada di lokasi tersebut dikejutkan dengan kemunculan beberapa ton ikan kakap merah yang terdampar di pesisir pantai.
Kejadian ini dialami oleh sejumlah nelayan yang berada di Batukaras, Pangandaran, Jawa Barat. Nampak setidaknya sejumlah besar ikan kakap merah yang terdampar di pesisir Pantai Pangandaran.
Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah ikan kakap ini bahkan mencapai 2,5 ton hingga lebih. Nelayan yang biasanya berada di lokasi tersebut menyebut bahwa fenomena ini memang jarang sekali terjadi.
Namun, diduga kuat penyebab ikan kakap merah yang terdampar di pesisir Pantai Pangandaran ini karena cuaca panas yang beberapa waktu ini. Fenomena tersebut biasanya terjadi dua tahun sekali saat musim kemarau tiba.
Melihat fenomena yang tidak biasa ini membuat warga langsung berbondong-bondong menangkap ikan-ikan kakap merah yang terdampar di pesisir Pantai Pangandaran.
Ikan kakap yang terdampar di pesisir Pantai Pangandaran ini menjadi berkah tersendiri untuk nelayan yang berada di lokasi tersebut. Menurut keterangan para nelayan, penjualan ikan-ikan ini membuat mereka bisa mendapat keuntungan besar.
Keuntungan penjualan ikan kakap merah yang terdampar di pesisir Pantai Pangandaran ini bisa mencapai angka yang fantastis yaitu Rp 76 juta.
Musim kemarau panjang yang mengakibatkan cuaca panas ini memberikan berkah untuk para nelayan. Pasalnya, ketika musim hujan nantinya, total ikan yang didapat biasanya jauh lebih sedikit.
Baca Juga: Cuaca Panas Ekstrem Bikin Gerah, Ademkan dengan Kumpulan Meme Kocak Bikinan Netizen Ini!
Berita Terkait
-
Cuaca Panas di Indonesia Sampai Kapan? Simak Penjelasan dari BMKG
-
Penjelasan BMKG Mengapa Panas Terik di Jateng, Semarang Hampir 38 Derajat Celcius
-
Akibat Cuaca Ekstrem, Ribuan Lumba-lumba di Sungai Amazon Tewas
-
Prediksi Cuaca Panas Kota Makassar Masih Berlangsung Hingga Pertengahan Oktober
-
Dear Warga Bekasi! Cuaca Panas Diprediksi Akan Berlangsung Sampai Oktober, Faktor Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu