SuaraJabar.id - Selama beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia selalu memiliki pemain-pemain di posisi sayap yang punya kemampuan olah bola yang mumpuni. Mereka dikenal dengan gocekan mautnya di sektor sayap.
Kemampuan itu juga menjadi ciri khas para pemain ini hingga akhirnya mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Sayangnya, lambat laun sinar mereka justru meredup dari persaingan.
Para pemain yang sempat moncer bersama skuad Garuda karena gocekan mautnya itu kini justru terpental. Mereka bahkan sudah menghadapi kesulitan bermain bersama klub-klub BRI Liga 1.
Berikut deretan mantan pemain Timnas Indonesia yang dikenal dengan gocekan mautnya, tetapi kini kiprahnya telah redup dan terpinggirkan.
Baca Juga: 3 Amunisi Shin Tae-yong untuk Gulung Brunei Darussalam di Leg 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Salah satu pemain yang pernah moncer bersama Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19, Ilham Udin Armaiyn, akhirnya memperlihatkan penurunan karier ketika baru berusia 27 tahun.
Sebetulnya, dia adalah pemain yang bolak-balik memperkuat Timnas. Selain di level U-19, dia juga pernah bermain di kelompok U-23 dan senior. Namun, performanya tak bisa konsisten di level tertinggi.
Pemain asal Ternate itu kini justru terdampar di kasta kedua. Ilham Udin Armaiyn bermain untuk Maluku United dan sudah menyumbang satu gol dari lima laga.
Baca Juga: Lama Tak Terdengar, Begini Kabar Terbaru Ronaldo Kwateh di Liga Turki
Andik Vermansah pernah menjadi bintang Timnas Indonesia saat kariernya moncer. Pemain asal Jember, Jawa Timur, ini bahkan berhasil mengukir dua gol dari total 30 pertandingan di ajang internasional.
Di masa-masa puncak kariernya, dia bahkan pernah bermain di Liga Malaysia bersama Selangor FC hingga Kedah FC. Dia memutuskan pulang kampung pada 2019 ketika direkrut Madura United.
Kini, Andik sudah tak bermain di kasta tertinggi. Dia justru memperkuat Persiraja Banda Aceh yang berkompetisi di kasta kedua.
Yang terakhir, sosok pemain yang kini sudah gagal bersaing ialah Febri Hariyadi. Winger berusia 27 tahun ini sempat dikenal sebagai pemain sayap yang punya kecepatan dan akurasi tembakan luar biasa.
Bahkan, sejak mengukir debut bersama Timnas Indonesia pada 21 Maret 2017, Febri Hariyadi sukses mengukir total 19 laga internasional. Dia juga pernah jadi andalan Luis Milla di Timnas U-23.
Namun, kini Febri hanya bisa mencatatkan tiga laga saja bersama Persib Bandung. Namanya sudah tak pernah muncul sejak tim Pangeran Biru diasuh oleh Bojan Hodak yang menggantikan Luis Milla.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Venezia Jual Jay Idzes ke Inter Milan Rp 181,3 Miliar, Kalau Sepakat
-
Bisa Bela Timnas Indonesia? Laurin Ulrich: Saya Menantikan Tantangan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Nasib Jay Idzes: Yakin Lolos dari Zona Kutukan Liga Italia
-
Ternyata Bukan Tristan Gooijer Pemain Keturunan Idaman Patrick Kluivert, Siapa?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar